Begini Cara Negara-negara Tetangga Antisipasi Masuknya Varian Omicron

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 18:14 WIB
Terminal kedatangan di Bandara I Ngurah Rai (Angga Riza/detikcom)
Foto: Terminal kedatangan di Bandara I Ngurah Rai (Angga Riza/detikcom)
Jakarta -

Beberapa negara di dunia seperti Italia, Jerman, Belanda, Inggris, Australia, Kanada, dan Israel saat ini telah mengkonfirmasi ditemukannya varian Omicron. Bahkan, saat ini Jepang, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura dan Malaysia yang merupakan negara tetangga Indonesia juga telah mengkonfirmasi kasus perdana varian Omicron tersebut

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan Indonesia telah melakukan langkah antisipasi mencegah masuknya varian ini agar tidak menyebar lebih luas di Tanah Air.

Saat ini, Indonesia memberlakukan kebijakan karantina internasional 10 hari dengan pengujian pada hari ke-1 dan ke-9, serta pembatasan sementara terhadap wisatawan internasional yang tinggal atau memiliki riwayat singgah di negara-negara Afrika bagian selatan. Pembatasan masuk ke negara ini juga terus dipantau.

"Penting untuk diingat bahwa pembatasan sementara masuknya wisatawan internasional tidak sama dengan melarang masuknya warga negara dengan kewarganegaraan resmi," ujar Wiku dikutip dari laman Satgas COVID-19, Rabu (8/12/2021).

Dia mengungkapkan pembatasan sementara ini dikenakan pada wisatawan internasional dari negara mana pun. Baik kepada yang tinggal, atau memiliki riwayat transit di negara-negara yang dikenakan daftar pembatasan.

Untuk itu upaya antisipasi seperti penerapan protokol kesehatan yang ketat juga akan terus dilakukan. Terutama karena Indonesia akan segera memasuki periode Nataru dimana peningkatan aktivitas masyarakat berpeluang meningkatkan potensi penularan.

Penyesuaian aktivitas masyarakat dalam negeri menjelang periode Natal dan Tahun Baru merupakan bagian dari strategi mitigasi COVID-19. Sekaligus upaya untuk mencegah mutasi akibat tingginya angka penularan.

Oleh karena itu, belajar dari pelajaran masa lalu, Indonesia percaya bahwa tidak ada solusi selain bekerjasama sebagai masyarakat global untuk mencegah tragedi lain terjadi. Setiap pemerintah harus bekerja dalam solidaritas dan berkolaborasi untuk mencegah penyebaran Omicron.

"Kami percaya keberhasilan Indonesia dalam menurunkan kasus nasional akan berdampak besar pada perkembangan kasus di tingkat global," jelasnya.

Halaman Selanjutnya: 6 Negara yang Batasi Perjalanan Cegah Omicron