Pelajar di Makassar Tewas Tersengat Listrik Saat Terobos Banjir Pakai Sepeda

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 12:36 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto ilustrasi pelajar di Makassar tewas tersengat listrik. (Thinkstock)
Makassar -

Pelajar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Radit (14), tewas tersengat listrik saat menerobos banjir sambil bersepeda. Radit saat itu tidak sengaja menyentuh tiang listrik.

"Kejadiannya korban naik sepeda saat banjir kemudian dia kesetrum listrik," ujar Kapolsek Rappocini Kompol Syamsuddin kepada detikcom, Rabu (8/12/2021).

Radit diketahui naik sepeda bersama salah seorang rekannya di Jalan Talasalapang 2, Kecamatan Rappocini, Makassar, Selasa (7/12). Rekan korban yang berada di depan sempat melewati gundukan sehingga dia memperingatkan korban.

"Temannya sempat menegur korban hati-hati karena jalannya ada gundukan dan tidak terlihat karena banyaknya genangan air," kata Syamsuddin.

Pada saat korban melewati gundukan jalan tersebut, lanjut Syamsuddin, korban oleng alias hilang keseimbangan. Korban pun jatuh di samping tiang listrik.

"Ini temannya sempat dia berusaha tolong korban tapi dia rasa ada aliran listrik di situ jadi dia minta tolong ke warga sekitar," katanya.

Warga sekitar pun datang menolong korban dengan cara menjauhkannya dari tiang listrik menggunakan balok kayu. Namun ketika dievakuasi, korban sudah meninggal dunia.

"Temannya bersama warga sekitar menarik korban pakai balok kayu agar jauh dari tiang listrik. Pada saat korban diambil oleh warga korban sudah meninggal dunia," tutur Syamsuddin.

Syamsuddin pun mengingatkan warga agar lebih waspada saat banjir. Dia meminta warga menjauh dari instalasi listrik saat kondisi banjir.

"Diimbau apabila datang hujan, jangan berteduh di dekat instalasi kelistrikan seperti tiang listrik, gardu listrik, maupun tiang lampu penerangan jalan untuk menghindari bahaya tersengat arus listrik," katanya.

(hmw/nvl)