Ungguli Jatim, Jabar & DKI, Jateng Raih Anugerah Meritokrasi Terbaik

Jihaan Khoirunnissa - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 21:25 WIB
Jakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menerima Anugerah Meritokrasi Tahun 2021 dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jateng unggul dari Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan poin 335.5.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo di The Westin Grand Ballroom, Surabaya, Selasa (7/12).

Ganjar menjadi satu-satunya Gubernur yang didapuk memberikan testimoni terkait penghargaan meritokrasi tersebut. Ganjar pun menceritakan debat panjang yang dialaminya dalam penyusunan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN yang didalamnya juga terkait Sistem Merit.

"Saya menyampaikan terima kasih atas keseriusan kawan-kawan dari Pemprov Jawa Tengah yang hari ini Jawa Tengah mendapatkan award dengan kategori sangat baik," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Selasa (7/12/2021).

Selain Jateng, terdapat 3 wilayah yang juga mendapat penghargaan kategori baik, yakni Pemkab Purworejo, Pemkab Sragen dan Pemkab Wonogiri.

Ganjar berharap penghargaan dari KASN dapat memicu semangat dalam menerapkan sistem merit dengan lebih baik. Dia ingin agar ke depan tidak lagi ada intervensi politik muncul dengan cerita balas jasa.

"Kasih kesempatan mereka yang kredibel, berintegritas, kompeten untuk duduk (dalam jabatan). Tidak lagi memikirkan soal like and dislike, merit sistem ini kita dorong agar mengurangi sistem balas jasa," tegas Ganjar.

Menurutnya, intervensi yang bisa dilakukan kepala daerah harus mengutamakan faktor seperti integritas dan kompetensi dari ASN. "Maka meritokrasi sistem yang kemudian KASN sampaikan menurut saya baik. Tinggal KASN menjadi wasit yang baik dan konsultan yang baik. Agar komunikasinya bisa berjalan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua KASN Agus Pramusinto menjelaskan Anugerah Meritokrasi merupakan wujud apresiasi terhadap instansi pemerintah yang berhasil menerapkan sistem merit. Pihaknya berharap acara ini dapat mendorong konsistensi dalam menerapkan sistem merit agar terus terjaga.

"Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran yang berkomitmen terus melakukan perbaikan manajemen asn-nya dan juga merupakan hasil dari komitmen untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi melakukan pembinaan dengan kasn dalam menerapkan sistem merit," kata Agus.

Diketahui, sistem merit adalah kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja, yang diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi. Pelaksanaan sistem merit pada manajemen ASN dinilai penting guna mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing.

Dia mengatakan, sistem merit lahir berdasarkan keadilan, kemampuan, prestasi, dan kinerja sebagai landasan dalam proses rekrutmen, penggajian, pengembangan, promosi, retensi, disiplin, dan pensiun pegawai.

Lebih lanjut Agus merinci delapan aspek penilaian dalam penghargaan ini. Yakni Perencanaan kebutuhan, pengadaan, pengembangan karier, promosi dan mutasi, manajemen kinerja, penggajian, penghargaan, dan disiplin, perlindungan dan pelayanan, serta sistem informasi.

"KASN sudah melakukan penilaian terhadap total 347 instansi pemerintah. Sebanyak 106 instansi pemerintah mendapat kategori baik dan 46 instansi mendapatkan kategori sangat baik," terangnya.

Di sisi lain, Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang hadir secara virtual berharap penghargaan ini mendorong akselerasi tercapainya transformasi ASN Indonesia yang merupakan prasyarat mutlak untuk mencapai reformasi birokrasi.

"Tingkatkan kelincahan dan kemampuan adaptif SDM dan organisasi untuk menghadapi tantangan dan dinamika perubahan di tingkat nasional maupun global," kata Ma'ruf.

"Saya mengucapkan selamat kepada instansi pemerintah yang sudah mencapai kriteria sangat baik dan baik, saya meyakini hasil ini adalah buah dari komitmen dan kerja keras bersama. tingkatkan terus prestasi ini," tandasnya.

(ega/ega)