Gandeng Perusahaan Korea, Bupati Kebumen Ajak Investor Tanam Modal

Rinto Heksantoro - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 19:16 WIB
Gandeng Perusahaan Korea, Bupati Kebumen Ajak Investor Tanam Modal
Foto: Dok. Pemkab Kebumen
Kebumen -

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyaksikan penandatanganan kerja sama antara CV Karta Jafa Indo dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kebumen. Arif berharap para investor berkenan ikut menanam modal karena kerja sama itu bakal menyerap 5.000 tenaga kerja.

Adapun MoU tersebut berlangsung di UPTD BLK Disnaker KUKM, Kebumen. CV Karta Jafa Indo yang berasal dari Kabupaten Klaten sendiri berkoneksi dengan PT. JJ Gloves Indo yakni sebuah perusahaan asal Korea yang memproduksi sarung tangan.

Arif mengatakan MoU dengan CV Karta Jafa Indo tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat Kebumen. Mereka akan diberikan pelatihan sehingga terampil membuat sarung tangan berkualitas untuk diekspor ke 23 negara melalui PT. JJ Gloves Indo.

"Dengan program ini, anak-anak Kebumen lulusan SMA akan mendapat pelatihan kerja membuat sarung tangan kualitas ekspor. Setelah mereka terlatih dan terampil selanjutnya mereka bisa ditempatkan bekerja di PT. JJ Gloves Indo," kata Arif Sugiyanto usai acara, Selasa (7/12/2021).

Ke depan, Arif melanjutkan, pelatihan ini ditargetkan bisa menyerap 5.000 tenaga kerja baru di Kebumen yang sekaligus sebagai upaya pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran. Perlahan, Kebumen pun bisa terlepas dari predikat kabupaten termiskin di Jawa Tengah.

"Harapan saya ke depan bisa ada kawasan industri Berikat di Kebumen. Paling tidak dengan adanya MoU ini bisa menjadi pemantik bagi investor untuk menanam investasi di Kebumen, sehingga Kebumen bisa lebih maju dengan banyaknya industri di sini yang bisa menyerap ribuan tenaga kerja," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kebumen Anna Ratnawati menuturkan, dengan pelatihan ini ke depan Mr. Kim selaku Dirut PT. JJ Gloves Indo akan menanam investasi dengan mendirikan perusahaan sarung tangan di Kebumen seperti halnya PT. JJ Gloves yang sudah lebih dulu mendirikan perusahaan di Klaten.

"Jadi ke depan setelah anak-anak Kebumen sudah punya keterampilan dengan pelatihan ini mereka akan direkrut bekerja di PT. JJ Gloves karena Mr. Kim tengah mencari lokasi yang pas untuk membangun perusahaan baru di Kebumen," ujar Anna.

Direktur CV Karta Jafa-Indo Nur Asri Wulandari menambahkan, bahwa dalam pelatihan ini pihaknya menyediakan 160 mesin jahit untuk membuat sarung tangan. Mereka akan dilatih selama 4 bulan. Setelah mereka sudah terampil dengan hasil karyanya yang bagus, maka akan dipekerjakan di PT. JJ Gloves Indo.

"Untuk tahap awal kita sediakan 160 mesin untuk satu shif. Nanti ke depan setelah tiga bulan hasilnya memuaskan, maka akan kita tambah menjadi 2 shif dan seterusnya. Artinya mereka akan kita latih akan bisa bekerja," jelasnya.

Ia menyebut Mr. Kim berkeinginan untuk membuat perusahaan sarungan tangan di Kebumen lebih besar dari Klaten, dimana saat ini PT. JJ Gloves Indo sudah memperkerjakan 2.000 pekerja di Klaten. PT. JJ Gloves Indo adalah perusahaan asal Korea yang sudah dikenal membuat sarung tangan untuk diekspor. Bahkan, perusahaan tersebut dipercaya untuk bekerjasama dengan Adidas, Motor GP, dan menjadi penyedia sarung tangan untuk TNI/Polri.

"Misi Mr. Kim ini ingin membuat di Kebumen lebih besar dengan menyerap 5.000 tenaga kerja," tandasnya.

(akd/ega)