detikcom Do Your Magic

detikcom Do Your Magic: SDA Komunikasi dengan Pemilik Jaringan Penyumbat Got Kemanggisan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 13:33 WIB
Salah satu penyebab banjir di RT 01/RW 11, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Foto: Dok. Satpel SDA Palmerah, Jakarta Barat
Jakarta -

Pihak Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, berkomunikasi dengan beberapa pihak soal kabel dan pipa yang menyumbat saluran di Kemanggisan. Tindakan itu sambil menunggu keputusan musyawarah warga soal pembuatan saluran air di Jl Anggrek Neli Murni.

"Sambil menunggu kabar dari RT, kami sudah berkoordinasi dengan pemilik utilitas," Kastpel SDA Palmerah Pepen, saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Menurut Pepen, beberapa pihak telah melakukan survei bersama ke lokasi masalah. "Hadir dalam survei tersebut, PLN, Telkom, Palyja, PGN, dan beberapa utilitas lain," katanya.

Pepen dan pihak SDA belum mengetahui kapan saluran itu dibersihkan dari kabel dan pipa. Mereka perlu berkoordinasi dengan PAM Jaya untuk memindahkan pipa saluran air.

"Kita masih menunggu info dari PDAM, karena pipa paling besar milik mereka," ucapnya.

Soal pembuatan saluran air di Jl Anggrek Neli Murni 2A, Blok C, Pepen menyebut belum ada informasi keputusan rapat warga. Informasi terakhir yang didapat Pepen, belum ada kata sepakat soal pembuatan saluran tersebut.

"Kemarin pas ketemu (ketua RT 011 RW 01), saya tanya. Kabarnya warga belum bisa kumpul semua, masih belum final antara buat saluran yang kami tawarkan, atau pakai paralon swadaya mereka," katanya.

Diketahui, masalah genangan air ini memang mengganggu warga Kemanggisan yang terdampak karena tiap kali hujan turun, air langsung merendam akses warga tersebut. Padahal, intensitas air hujannya tidak begitu tinggi. Belasan rumah menjadi terganggu genangan bila kondisi itu berlangsung.

Disebut ada tiga warga yang belum bisa menerima pembangunan got #CegahBanjir itu. Karena itu, perbaikan saluran air tidak bisa langsung dikerjakan.

"Pembangunan got masih dikoordinasikan karena ada tiga warga yang menolak dibuatkan saluran," kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat (Sudin SDA Jakbar), Purwanti Suryandari, kepada detikcom, Selasa (26/10).

Simak juga Video: Kartu ATM Jatuh ke Got Sampai Minta Bantuan Damkar, Kenapa?

[Gambas:Video 20detik]




(aik/dnu)