Walkot Klaim Hanya Genangan, Tinggi Banjir Makassar Capai 1,5 Meter

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 11:28 WIB
Banjir di Kota Makassar. (dok Basarnas Makassar)
Banjir di Kota Makassar. (dok Basarnas Makassar)
Makassar -

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengklaim hujan yang mengguyur wilayahnya selama 3 hari hanya memicu genangan. Tapi, sejumlah laporan yang ada menunjukkan Makassar kini mengalami banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.

"Kalau di rumah-rumah itu (ketinggian air) 1,5 meter itu di dalam perumahannya," ungkap Kepala Kantor Pencarian Basarnas Makassar Djunaidi kepada detikcom, Selasa (7/12/2021).

Djunaidi mengatakan SAR gabungan dari unsur Basarnas, BPBD Makassar, TNI-Polri, dan sejumlah potensi SAR lainnya telah melakukan evakuasi di 15 titik di Makassar. Dia menyebut area Kecamatan Biringkanaya menjadi wilayah yang paling parah terdampak banjir.

"Paling parah itu di Biringkanaya, ada di Kodam 3, ada di Perumahan Berua, dan Jalan-jalan di wilayah Biringkanaya semua terendam dengan air," tutur Djunaidi.

"Di sana untuk Perumahan di Biringkanaya itu rata-rata ketinggian 1,5 meter," sambung dia.

Sebelumnya, Danny Pomanto menyebut wilayahnya bukan terendam banjir. Danny mengklaim Makassar pada saat ini hanya direndam genangan yang cukup tinggi.

"Sekarang secara menyeluruh hampir semua ada genangan yang cukup tinggi. Kenapa saya katakan genangan, bukan banjir, karena ini lebih pada pengaruh rob atau air laut tinggi. Tadi malam itu paling tinggi dan curah hujan kita paling besar ini pagi," kata Danny Pomanto kepada wartawan, Selasa (7/12).

Danny kemudian berharap air surut hari ini. Dia pun menyebut ada beberapa warga yang mengungsi, meski kebanyakan masih memilih bertahan di rumah masing-masing.

Danny mengaku telah memerintahkan jajarannya memantau warga terdampak apa yang disebutnya genangan cukup tinggi itu. Danny meminta bawahannya segera mengungsikan warga jika banjir semakin parah.

"Kita juga memonitor semua pertolongan. BPBD dan Dinsos sudah bekerja, Dinkes dan relawan kami mobilisasi di semua tempat, dan kemudian Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM melakukan persiapan air bersih dan mempersiapkan tempat pengungsian," terang dia.

Simak juga 'Pantau Banjir di Makassar, Walkot: Air Tidak Terlalu Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)