TransJ Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Polisi: Ada Kelalaian Korban

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 10:57 WIB
Jakarta berlakukan PPKM level 2 sebagai upaya cegah varian Omicron. Ada sejumlah hal yang harus diperhatikan saat beraktivitas di tengah pemberlakuan PPKM ini.
Bus TransJakarta (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kasus kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta kembali terjadi. Kali ini seorang pejalan kaki di wilayah Jakarta Selatan tewas usai ditabrak oleh bus TransJakarta. Polisi menyebut kecelakaan itu tidak sepenuhnya murni kesalahan sopir.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (6/11) sekitar pukul 21.50 WIB di Jalan Raya Marga Satwa Raya, Jakarta Selatan. Menurut Argo, pihaknya menduga ada kelalaian pejalan kaki inisial RH yang menyeberang di jalur busway, bukan di jembatan penyeberangan orang (JPO).

"Cuma kan korbannya sendiri punya kelalaian juga, nyeberangnya nggak di tempatnya. Terus kondisi penerangan lagi gerimis, rintik-rintik. Jadi tidak sepenuhnya (kesalahan) sopir," kata Argo saat dihubungi, Selasa (7/12/2021).

Saat ini sopir bus TransJakarta berinisial YK ini pun masih menjalani pemeriksaan. Polisi belum belum menetapkan status tersangka kepada sopir bus TransJakarta tersebut.

"Sopir masih terperiksa, belum tersangka," terang Argo.

Polisi kini masih mengumpulkan bukti-bukti hingga olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Olah TKP itu dilakukan untuk melihat runutan peristiwa kecelakaan itu terjadi.

"Makanya olah TKP-nya menentukan nih titik benturan, titik pengereman, kecepatannya. Jadi kalau ada cukup jarak dari lokasi dengan bus, makanya sopirnya kan bisa ngerem. Tapi kalau tidak cukup jarak, tidak bisa salahkan sopirnya. Si korban ini tiba-tiba nyeberang, tidak bisa melihat jarak aman," tutur Argo.

Namun, berdasarkan pemeriksaan awal di TKP dan keterangan sopir, korban diduga lalai saat menyeberang. Argo mengatakan korban diduga menyeberang tidak pada tempatnya.

"Mungkin kalau dia nyeberangnya di jembatan penyeberangan aman. Dia nyeberangnya di jalur busway. Jadi intinya kekuranghatian keduanya," kata Argo.

Kecelakaan bus TransJakarta di daerah Jakarta Selatan pada Senin (6/11) malam ini menambah deretan kasus kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta dalam sepekan terakhir. Rentetan kecelakaan itu dimulai dari kasus bus TransJakarta yang menabrak pos lantas di PGC, Cililitan, Jakarta Timur, pada Kamis (2/12).

Sehari berselang, bus TransJakarta kemudian menabrak separator jalan di Jl Sudirman, Jakarta Pusat. Beton-beton separator di lokasi hancur akibat ditabrak oleh bus.

Hari Senin (6/11), tercatat ada tiga kecelakaan yang melibatkan bus TransJakarta. Kecelakaan pertama terjadi di daerah Pramuka, Jakarta Timur, pukul 04.50 WIB. Saat itu bus TransJakarta menabrak separator akibat menghindar saat sebuah truk mixer memotong jalan secara tiba-tiba.

Kecelakaan berikutnya terjadi di daerah Puri Beta 2, Ciledug, Kota Tangerang, di mana bus TransJakarta menabrak tembok di lokasi. Kemudian, malam harinya bus TransJakarta menabrak seorang pejalan kaki di Jalan Raya Taman Marga Satwa Raya, Jakarta Selatan, hingga korban meninggal dunia di lokasi.

Simak Video 'Pemprov DKI Libatkan KNKT Terkait Kecelakaan Bus TransJakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mae)