Novel Baswedan dkk Jalani Uji Kompetensi Jadi ASN Polri Hari Ini

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 10:24 WIB
Potret Novel Baswedan dkk usai terima tawaran jadi ASN Polri
Potret Novel Baswedan dkk setelah menerima tawaran jadi ASN Polri (Foto: Twitter Novel Baswedan @nazaqistsha)
Jakarta -

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan berserta kawan-kawan hari ini kembali mendatangi Mabes Polri. Mereka datang untuk mengikuti uji kompetensi menjadi ASN Polri.

"Sudah (tiba di Mabes Polri untuk uji kompetensi). Yang jelas saya dan Pak Novel hadir," ujar mantan Ketua Wadah Pegawai Penyidik Yudi Purnomo saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/12/2021).

Dimintai konfirmasi secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan ada 44 orang mantan pegawai KPK hari ini yang mengikuti uji kompetensi. Diketahui, 1 orang mengikuti uji kompetensi tersebut secara daring.

"Seleksi kompetensi jumlah 44 orang. Hadir 44 orang. 43 orang di ruang CAT Mabes Polri, 1 orang online," kata Dedi.

Dirinya menerangkan, uji kompetensi tersebut bertujuan untuk memetakan kemampuan Novel Baswedan dkk. Nantinya, Novel cs akan ditempatkan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Hanya mapping. Sesuai kompetensi untuk ditempatkan pada ruang jabatan yang sudah disiapkan. Nggak ada (untuk menentukan lulus atau tidak)," ujarnya.

Sebelumnya, Polri mengatakan Novel Baswedan dkk akan melaksanakan uji kompetensi atau asesmen untuk menjadi ASN Polri. Uji kompetensi itu dilakukan untuk pemetaan sesuai keahlian yang dimiliki masing-masing.

"Tahap berikutnya akan dilaksanakan kegiatan uji kompetensi atau asesmen, uji kompetensi itu sifatnya hanya mapping sesuai kompetensi yang dimiliki oleh pegawai KPK yang akan bergabung sebagai ASN Polri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/12/2021).

Dedi menegaskan uji kompetensi ini bukan untuk menentukan pegawai itu memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Namun, kata Dedi, uji kompetensi ini untuk menentukan posisi sesuai kemampuan.

"Ini hanya mapping. Jadi tidak ada hasilnya adalah memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat tidak ada, hanya mapping sesuai kompetensi baru nanti ditempatkan sesuai dengan ruang jabatan yang sudah disediakan berdasarkan keputusan Kementerian PAN. Itu langkah sampai dengan besok ya (hari ini). Nanti apabila ada perkembangan lebih lanjut, nanti akan saya informasikan," ungkap Dedi.

Diketahui, mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan dan kawan-kawan pada Senin (8/12) kemarin telah memenuhi undangan Mabes Polri. Mereka datang untuk mengikuti sosialisasi pengangkatan khusus ASN Polri. Sebanyak 44 orang yang mengikuti sosialisasi pun menerima tawaran menjadi ASN Polri. Sementara itu, 10 orang lainnya menolak tawaran itu.

Simak Video 'Novel Baswedan Akan Jadi ASN Polri, Tapi Bukan Jadi Penyidik':

[Gambas:Video 20detik]



(rak/mae)