MAKI Puji Eks Pegawai KPK Jadi ASN Polri: Mereka Loyal ke Pemerintah

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 07 Des 2021 09:01 WIB
Sebanyak 52 eks pegawai KPK mengikuti sosialisasi pengangkatan ASN Polri hari ini. Novel Baswedan ikut serta ikut sosialisasi.
Novel Baswedan dan kawan-kawan. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) memuji sejumlah eks pegawai KPK yang menerima tawaran Polri untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN). MAKI menyebut Novel Baswedan dkk loyal ke pemerintah.

"(Sebanyak) 56 orang ini tidak menuruti egonya saja, tetapi yang pertama tetap demi NKRI dan menunjukkan mereka loyal terhadap pemerintahan yang sah," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

"Membuktikan 56 orang ini loyal terhadap perintah presiden untuk jadi ASN," lanjutnya.

Boyamin menyebut eks pegawai KPK tersebut tetap berdiri tegak mesti cemoohan menerpa silih berganti. "Mereka tetap membesarkan hatinya dan tetap berdiri tegak meskipun ada cibiran dan cemoohan dari pihak yang tidak suka 'ternyata mereka adalah pencari kerja', padahal mereka sama sekali bukan pencari kerja," jelas Boyamin.

Boyamin MAKI (Farih Maulana Sidik/detikcom).Boyamin MAKI (Farih Maulana Sidik/detikcom)

Selain itu, Bonyamin memuji pemerintah yang mau merekrut eks pegawai KPK menjadi ASN. Pemerintah, terang Boyamin, sangat berbesar hati.

"Meski ini masih pelemahan KPK, namun nyatanya pemerintah masih berbesar hati untuk merekrut mereka jadi sama sekali tidak pelemahan tapi masih ada sisi-sisi baik yaitu merekrut mereka yang dianggap tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK)," imbuh Boyamin.

Diketahui, selain Novel Baswedan, ada 43 mantan pegawai KPK lainnya menerima tawaran Kapolri menjadi ASN di lingkungan Polri. Walau begitu, 8 orang lainnya disebutkan telah menolak tawaran yang diberikan.

"Yang mengisi surat perjanjian dan menyatakan bersedia menjadi ASN Polri sebanyak 44 orang , yang tidak bersedia 8 orang," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dimintai konfirmasi, Senin (6/12/2021).

Ramadhan menambahkan ada empat eks pegawai KPK yang masih menunggu konfirmasi terkait pengangkatan ASN dan diberikan batas waktu hingga pagi ini.

Novel Baswedan Buka Suara

Sementara itu, Novel Baswedan mengungkapkan ia ditempatkan di bidang pencegahan korupsi sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Ya tentunya penjelasan itu telah disampaikan oleh Pak Kapolri sejak awal, Pak Kapolri juga mengatakan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan masalah pencegahan ya, jadi saya kira karena fokusnya adalah terkait dengan upaya-upaya yang berhubungan dengan pencegahan dan Pak Kapolri telah menyampaikan," ucap Novel.

"Dan saya kira hal-hal yang disampaikan Pak Kapolri memang masalah strategis dalam hal upaya pemberantasan korupsi dari terutama sektor pencegahan, hal terkait pencegahan," sambungnya.

Simak Video 'Novel Baswedan Akan Jadi ASN Polri, tapi Bukan Jadi Penyidik':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/knv)