Pemkab Kendal Bentuk Dinas Perdagangan dan UMKM, Ini Tujuannya

Saktyo Dimas R - detikNews
Senin, 06 Des 2021 23:59 WIB
Pemkab Kendal
Foto: dok. Pemkab Kendal
Kendal -

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mendukung penggabungan Dinas Perdagangan dan UMKM yang sebelumnya bergabung dengan sektor Industri dan Koperasi. Hal ini dilakukan untuk mengurusi dan memfasilitasi berbagai kebutuhan dalam pengembangan Pasar dan UMKM.

Hal itu dilakukan agar dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan mendorong pertumbuhan, memfasilitasi, dan memberikan perlindungan terhadap pelaku ekonomi, industri kreatif, serta UMKM lokal.

Penggabungan Dinas Perdagangan dan UMKM rencananya secara efektif mulai bulan Januari tahun 2022. Hal ini diharapkan dapat lebih terfokus dalam meningkatkan perekonomian Kabupaten Kendal pada sektor perdagangan, industri kreatif, dan UMKM.

"Saat ini dinas terkait melalui koordinasi secara intensif yang menghasilkan beberapa langkah strategis. Salah satunya akan dilakukan pengesahan perda pengelolaan pasar di tahun 2022 yang poin utamanya adalah mempermudah akses masyarakat dalam berdagang, menigkatkan standarisasi pasar-pasar yang dibangun di Kabupaten Kendal, dan keberpihakan untuk dapat mengalokasikan ruang yang dapat dipergunakan oleh para pelaku UMKM," tulis Pemkab Kendal dalam keterangan tertulis, Senin (6/12/2021).

"Konsepnya adalah dengan membuat Co-Working space di seluruh pasar-pasar di Kabupaten Kendal, sehingga aktivitas pasar akan semakin beragam dan dapat memberikan multiplier efek yang dapat mendorong sektor ekonomi lainnya ikut bergerak," imbuhnya.

Selain itu dilakukan pula pemindahan pasar Weleri Sementara yang desainnya sudah memberikan ruang untuk para pelaku UMKM dan bisa digunakan per bulan Desember 2021. Selanjutnya, rencana pembangunan UMKM Center yang berlokasi di Kendal Permai yang pada Tahun Anggaran 2022 akan segera dilakukan pembangunannya.


"Oleh karena itu dukungan masyarakat luas, khususnya para pelaku UMKM harus lebih giat dan semangat lagi untuk terus berusaha meningkatkan kreativitas dan kualitas dari produknya karena tahun depan bukan hanya menjadi tema arah pembangunan yaitu Kendal Recovery yang bermaksud salah satunya adalah untuk dapat memulihkan kondisi perekonomiannya yang saat ini masih belum stabil dan salah satu caranya dengan menggeliatkan kembali kegiatan dari sektor-sektor potensi yang dapat memberikan nilai ekonomi lebih seperti perdagangan, industri Kreatif, dan UMKM," lanjutnya.

Secara luas, tujuan dari upaya yang dilakukan ini bukan hanya mengembalikan ekonomi pada kondisi yang stabil, tetapi diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kendal ke level yang lebih baik dari sebelumnya.

"Kunci dari pemulihan ekonomi ini adalah kolaborasi, dalam hal ini Dinas Perdagangan dan UMKM bentuk kolaborasi yang ke depan diharapkan akan tercipta berbagai macam program yang dapat dilakukan bersama dan mendukung sektor satu dan lainnya untuk mengakselerasi peningkatan ekonomi Kabupaten Kendal," pungkasnya.

(prf/ega)