Rais Aam PBNU: Konferensi Besar Digelar Besok Bahas Jadwal Muktamar

Antara - detikNews
Senin, 06 Des 2021 18:59 WIB
Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar bersilaturahmi dengan sejumlah kiai sepuh di kediaman KH Nurul Huda Djazuli, Ploso, Kediri, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021).
Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar bersilaturahmi dengan sejumlah kiai sepuh di kediaman KH Nurul Huda Djazuli, Ploso, Kediri, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (ANTARA/HO/Dokumen pribadi)
Jakarta -

Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar menyebut konferensi besar (konbes) untuk memastikan jadwal pelaksanaan muktamar NU akan digelar besok. Konbes NU digelar sebagai respons atas permintaan mayoritas Pengurus Wilayah NU (PWNU) untuk memastikan jadwal pelaksanaan muktamar.

"Saya menerima surat-surat usulan dan permintaan konbes dari sejumlah PWNU, sejauh ini sudah 22 PWNU (dari 32 total PWNU yang aktif)," kata Miftachul dalam siaran pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (6/12/2021).

Menurut Miftachul, permintaan mayoritas PWNU agar konbes segera digelar juga sudah disampaikan secara langsung kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Dia mengaku menyampaikan permintaan tersebut dalam pertemuan bersama KH Mustofa Bisri atau Gus Mus di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Gayamsari, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/12).

"Saya sudah mengajak Ketua Umum untuk memenuhi permintaan itu, tapi tidak ditanggapi," terangnya.

Pengasuh Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, ini akhirnya meminta Katib Aam PBNU mengulang ajakan menggelar konbes dari mayoritas PWNU ke Ketua Umum PBNU. Namun ajakan dari Katib Aam PBNU juga tidak direspons.

"Maka dengan ini saya memutuskan untuk mengambil alih inisiatif penyelenggaraan konbes dan saya mengundang ketua-ketua Tanfidziyah PWNU seluruh Indonesia untuk hadir di Jakarta besok Selasa, 7 Desember 2021, untuk mengikuti konbes," kata KH Miftachul Ahyar.

Dalam AD/ART NU, disebutkan bahwa 2/3 PWNU se-Indonesia bisa mengusulkan pergelaran Konferensi Besar NU untuk memutuskan isu strategis organisasi, termasuk memutuskan jadwal muktamar.

Jumlah PWNU se-Indonesia sebanyak 34, dengan PWNU yang aktif 32 (2 PWNU mati SK-nya). Dengan demikian, jika saat ini ada 22 PWNU yang menghendaki digelarnya konbes, PBNU harus melakukan konbes dengan peserta PWNU.

(zak/tor)