Mahasiswa Geruduk-Segel Ruang Rektor Unri Minta Dekan FISIP Dicopot

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 06 Des 2021 18:35 WIB
Demo mahasiswa di depan Rektorat Unri (Raja-detikcom)
Demo mahasiswa di depan Rektorat Unri. (Raja/detikcom)
Pekanbaru -

Massa mahasiswa menggelar demonstrasi dan menyegel ruang kerja Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Aras Mulyadi. Mereka menuntut Dekan FISIP Unri Syafri Harto dicopot usai jadi tersangka kasus dugaan pencabulan mahasiswi.

Aksi penyegelan dilakukan mahasiswa di lantai II Gedung Rektorat Unri. Pintu utama disegel mahasiswa yang dipimpin Ketua BEM, Kaharuddin. Penyegelan dilakukan setelah mahasiswa dan organisasi mahasiswa mengelar aksi sejak pukul 14.00 WIB. Dalam aksi, massa sempat ditemui Wakil Rektor I M Nur dan WR III Prof Iwantoni dan WR VI Prof Bahri.

Mahasiswa menuntut agar rektor segera menonaktifkan Syafri Harto sebagai Dekan FISIP. Mereka menilai Rektor Unri lambat mengambil kebijakan untuk mencopot Syafri.

"Kami tidak mau kawan-kawan kami, kita semua yang ada di sini dilecehkan. Kami tak mau dosen, pegawai Unri dilecehkan," kata Ketua BEM Unri Kaharuddin dalam orasinya, Senin (6/12/2021).

Wakil Rektor I Prof M Nur menjamin proses hukum terhadap Syafri Harto tetap berlanjut. Namun, dirinya tidak bisa memberi keputusan soal dicopot atau tidaknya Syafri karena Rektor Unri sedang di Jakarta.

Demo mahasiswa di depan Rektorat Unri (Raja-detikcom)Demo mahasiswa di depan Rektorat Unri. (Raja/detikcom)

"Persoalan ini tidak kita diamkan begitu saja. Jadi proses ini mulai awal sudah kita laksanakan proses karena ada ketentuan yang harus kita penuhi. Untuk mencopot atau membebastugaskan sementara ini yang sedang kita lakukan," kata M Nur.

Massa mahasiswa kemudian menerobos naik ke lantai II. Mereka menyegel ruang di lantai II tersebut.

Tidak hanya menyegel, mahasiswa turut menempelkan selebaran di dinding, kaca seluruh ruangan di sekitar ruang rektor. 'Kepada Penegak Hukum dan Pemegang Kekuasaan. Jangan Main-Main!' demikian isi salah satu selebaran.

Usai menyegel ruang Rektor Unri, mahasiswa kembali turun untuk berorasi di halaman Rektorat. BEM Unri mengaku bakal kembali menggelar aksi jika tidak ada tindakan dari rektor.

"Rektor di Jakarta, kita berharap rektor ini pulang membawa SK penonaktifan dekan. Sikap rektor kami tunggu!," kata Kahar.

(ras/haf)