Penampakan Dosen Tersangka Kasus Cabuli Mahasiswi Unsri Diperiksa Polisi

M Syahbana - detikNews
Senin, 06 Des 2021 17:50 WIB
Gedung RPK Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Sumsel. Gedung Utama Ditreskrimum Polda Sumsel. (Prima Syahbana/detikcom)
Dosen A saat diperiksa polisi (Syahbana/detikcom)
Palembang -

Polisi menetapkan dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) A (34) sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap mahasiswi. A terlihat tertunduk selama pemeriksaan.

A terlihat duduk di dalam satu ruangan. Dia tampak menunduk selama pemeriksaan.

"Iya sudah (ditetapkan tersangka)," kata Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Hisar Siallagan ketika dimintai konfirmasi, Senin (6/12/2021).

Hisar belum menjelaskan alasan pihaknya menetapkan A sebagai tersangka. Dia mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan gelar perkara.

"Iya nanti akan dijelaskan pada rilis kasusnya," katanya.

Polisi saat ini tengah mengusut dugaan pencabulan yang dilaporkan laporan empat orang mahasiswi Unsri. Ada dua dosen yang menjadi terlapor.

Dosen A (di dekat pintu) saat diperiksa polisi (Syahbana-detikcom)Dosen A (di dekat pintu) saat diperiksa polisi. (Syahbana/detikcom)

Satu mahasiswi berinisial DR diduga dicabuli oleh dosen berinisial A saat meminta tanda tangan skripsi. Dosen A melalui kuasa hukumnya mengaku nekat mencabuli DR karena khilaf. Sedangkan tiga mahasiswi lainnya mengaku mengalami pelecehan seksual melalui aplikasi percakapan oleh dosen lain.

Dosen A juga telah diberi empat sanksi dari Unsri. Sanksi tersebut antara lain pencopotan dari jabatan, penundaan naik pangkat, penundaan kenaikan gaji, hingga penundaan sertifikasi.

"Keempat sanksi itu adalah menetapkan sanksi administratif selama 4 tahun berupa, pertama penundaan kenaikan pangkat dan jabatan fungsional, kedua penundaan pengajuan sertifikasi dosen, ketiga penundaan kenaikan gaji berkala, dan keempat diberhentikan dari jabatan kepala laboratorium yang di dapat saat ini dan atau tidak diberikan tambahan tugas lainnya," kata Kuasa hukum A, Darmawan, di Mapolda, Senin (6/12).

Simak juga Video: Dugaan Mahasiswi Unsri Pelapor Pelecehan Disekap di WC, Polisi Bakal Usut!

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)