Puluhan Babi di Sumbar Mati Mendadak, Diduga Gegara Flu Babi Afrika

Jeka Kampai - detikNews
Senin, 06 Des 2021 16:16 WIB
Petugas BKSDA saat mengecek lokasi babi liar mati misterius di Sumbar (dok. BKSDA)
Foto: Petugas BKSDA saat mengecek lokasi babi liar mati misterius di Sumbar (dok. BKSDA)
Agam -

Sebanyak 50 ekor babi ditemukan mati mendadak di Maur Hilir, Nagari Selareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar). Dia mengatakan babi yang mati merupakan babi liar.

"Laporan yang kita terima lebih dari 50 ekor. Ini babi liar," kata Kepala BKSDA Agam Ade Putra kepada wartawan, Senin (6/12/2021).

Ade mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal penyebab matinya babi-babi tersebut. Dugaan sementara, katanya, 50 ekor babi itu mati karena virus flu babi Afrika.

"Dugaan kita, virus flu babi Afrika. Tapi kita pastikan dulu hasil hasil laboratorium untuk menguatkannya," jelas Ade.

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan mengimbau warga yang sering melakukan perburuan tidak menyentuh babi-babi yang mati tersebut.

"Bila menemukan bangkai babi tergeletak di hutan tanpa ada tanda-tanda mati karena perburuan, jangan disentuh dan jangan didekati. Karena bisa jadi babi tersebut mengandung Virus," kata Dwi.

Dia meminta warga yang menemukan bangkai babi segera melapor ke Polres atau BKSDA setempat. Dia mengatakan bangkai babi itu memerlukan penanganan khusus.

"Segera laporkan kepada polisi atau ke KSDA. Bangkai tersebut harus memerlukan penanganan Khusus. Kita harus berpikir dengan skenario terburuk agar masyarakat agam terhindar dari bahaya," jelasnya.

(haf/haf)