Harga Pertalite Eceran di Jayawijaya Rp 50.000/Liter, Polisi Selidiki

Antara - detikNews
Senin, 06 Des 2021 12:07 WIB
Polisi
Foto: Ilustrasi. (Grandyos Zafna-detikcom)
Jayawijaya -

Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Provinsi Papua, menyelidiki kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di tingkat pengecer yang mencapai Rp 50.000 per liter dan sudah berlangsung satu minggu lebih.

Kepala Polres Jayawijaya, AKBP Muh Safei, saat di Wamena, Minggu, mengatakan, jika polisi mendapati warga menjual dengan harga lebih dari Rp 18.000/liter maka pengecer itu pasti ditindak.

"Saat ini anggota reserse sedang melakukan penyelidikan, bagi yang menaikkan harga dari eceran yang sebenarnya yang Rp 18.000/liter ada yang menjual sampai Rp 50.000/liter, yakin dan percaya dia ditutup," katanya seperti dilansir Antara, Senin (6/12/2021).

Rata-rata pengecer BBM yang menjual Pertalite dengan harga Rp 20.000, Rp25.000, Rp35.000, hingga Rp 50.000 per liter ini tidak memiliki izin.

"Yang eceran tidak punya izin, dari segi kemanusiaan bolehlah dia melakukan penjualan eceran sepanjang tidak merugikan orang banyak. Artinya dia mencari hidup, kemudian harganya tidak terlalu jauh dari standar yang ada di APMS," katanya.

Sebelumnya Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengakui BBM di tingkat pengecer masih ada namun disembunyikan karena pemilik tidak mau mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 15.000 per liter untuk Pertalite.

"Semua pengecer BBM subsidi ini menyimpan BBM mereka untuk bisa menaikkan harga BBM di Wamena karena tidak mau mengikuti aturan pemerintah," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Indonesia Bakal Setop Jual Mobil Bensin Tahun 2050':

[Gambas:Video 20detik]