5 Kecamatan di Banjarmasin Kalsel Terendam Banjir Rob

Muhammad Risanta - detikNews
Senin, 06 Des 2021 08:15 WIB
Banjir rob di Banjarmasin, Kalsel
Banjir rob di Banjarmasin, Kalsel (Foto: Muhammad Risanta/detikcom)
Banjarmasin -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melaporkan sebanyak 5 kecamatan di Banjarmasin tergenang banjir rob dini hari tadi. Pagi ini air sudah mulai surut.

Ketinggian air pun bervariasi di setiap daerahnya. Tak hanya itu, ratusan rumah warga di bantaran sungai pun tak luput terendam banjir air pasang, meskipun dengan ketinggian di antara 40-60 centimeter.

"Selama 24 tahun saya tinggal di kawasan Komplek Rawasari baru kali ini banjir air pasang bisa sampai masuk rumah. Jalan di depan rumah saya saja sudah sepaha orang dewasa hingga tengah jam dua dini hari. Alhamdulillah pagi ini udah mulai surut," ujar Ernawati, salah satu warga Banjarmasin, kepada detikcom, Senin (6/12/2021).

Menurut dosen STIE Pancasetia Banjarmasin itu, kejadian ini sempat membuat was-was warga. Karena dirinya tidak biasanya air pasang sampai separah ini.

Terlebih bulan Januari 2021 Banjarmasin sempat terendam banjir selama sebulan penuh. Karena itulah banyak warga yang trauma dan bersiap-siap mengungsi ke tempat yang aman, mengantisipasi kejadian awal tahun terulang kembali.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina meminta warga untuk saling menjaga satu sama lain dalam menyikapi situasi fenomena air pasang (rob). Untuk warga yang bermukim di bantaran sungai Martapura ia mengimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati.

"Mudahan calap (banjir) lekas surut, sama-sama kita berdoa agar diberikan kesabaran dan terhindar dari bala musibah. Jika warga memerlukan bantuan termasuk evakuasi, bisa menghubungi Posko BPBD Banjarmasin di line kontak 08115191964," pesan Ibnu Sina.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarmasin kepada awak media mengatakan terjadi peningkatan debit air di seluruh wilayah kota seribu sungai ini. Diprediksikan puncak air pasang tinggi air laut terjadi pada tanggal 6 Desember hingga 7 Desember 2021.

"Ini yang kita waspadai bersama apabila disertai hujan insentitasnya tinggi dapat mengakibatkan meningkatnya genang air," katanya.

Simak juga 'Situasi di Lingkungan Ujung Polman yang Terendam Banjir Rob':

[Gambas:Video 20detik]