Polisi Periksa Sejumlah Saksi Terkait Bentrok Gegara Sepak Bola di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 06 Des 2021 03:33 WIB
Kapolsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin
Kapolsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin (Foto: Syahdan/detikcom)
Sukabumi -

Aparat kepolisian memeriksa sejumlah saksi terkait bentrok pascapertandingan sepak bola antar kampung di Desa Cibolang, Kecamatan Gunungguruh, Sukabumi. Polisi memastikan bentrok yang kemudian berujung penyerangan itu kini sudah berangsur kondusif.

Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan upaya kepolisian adalah mencari saksi-saksi yang melihat dan mengalami langsung kejadian tersebut.

"Saat ini dimintai keterangan saksi-saksi, adapun masalah penyerangan kami melakukan upaya meredam agar masyarakat kembali ke rumah masing-masing. Situasi kami pastikan sudah kondusif," ungkap Didin di lokasi kejadian, Senin (6/12/2021).

Didin menjelaskan penyerangan Kampung Legoknyenang, Desa Cibolang akibat kesalahpahaman buntut pertandingan sepak bola antar RW di Desa Cibolang.

"Penyerangan Kampung Legoknyenang, dipicu kesalahpahaman buntut pertandingan sepakbola antar RW di Desa Cibolang, hanya dilaksanakan di Lapang Mangkalaya yang merupakan aset dua desa Cibolang dan Mangkalaya, ada warga Kampung Cibolang Awinenggang, Desa Mangkalaya ikut menyaksikan pertandingan tersebut," kata Didin.

Didin mengatakan saat terjadi keributan dua kubu yang bertanding, ada korban salah pukul dari Kampung Cibolang Awinenggang. Pelaku pemukulan diduga dari warga Kampung Legoknyenang.

"Karena kesalahpahaman ada suporter dari Kampung Legoknyenang ke orang Cibolang Awinenggang. Mungkin karena tidak merasa enak (jadi korban pemukulan) warga Kampung Cibolang melakukan penyerangan ke Legoknyenang," jelas Didin.