Survei Indikator: Kepuasan Kinerja Jokowi Naik Jadi 72%, Ma'ruf 50,9%

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 16:29 WIB
Jakarta -

Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil pandangan respondennya terhadap kinerja Presiden Jokowi. Hasilnya, sebanyak 72 persen responden puas atas kinerja Jokowi.

"Kinerja presiden total ada sekitar 72 persen yang sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja presiden Jokowi," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi virtual, Minggu (5/12/2021).

Adapun, survei digelar pada periode 2-6 November 2021 melibatkan 2.020 responden berusia di atas 17 tahun dengan rincian sampel basis 1.220 orang dan oversample 800 responden. Metode survei menggunakan metode simple random sampling. Ukuran sampel basis memiliki toleransi kesalahan sekitar ± 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei dirilis pada 5 Desember 2021.

Burhanuddin menyebutkan tingkat kepuasan Jokowi mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hasil survei pada Juli 2021. Saat itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden hanya 59 persen menjadi yang terendah dalam 6 tahun terakhir.

"Dalam waktu 2-3 bulan naik 13 persen. Ini approval rating sekarang adalah kenaikan tertinggi selama pandemi 2 tahun terakhir," jelasnya.

Burhan mengatakan, ada dua faktor yang menyebabkan tren kepuasan kinerja Presiden mengalami peningkatan. Pertama, adalah kepuasan terhadap peningkatan ekonomi. Kedua kepuasan terhadap penanganan COVID-19.

"Overall dua hal ini yang sebabkan kepuasan terhadap Presiden meningkat, yaitu perbaikan persepsi di bidang ekonomi dan penanganan COVID-19," terangnya.

Berikut hasil kepuasan terhadap kinerja Jokowi November 2021:

Sangat Puas: 10,6%
Cukup puas: 61,4%
Kurang puas: 24,5%
Tidak Puas sama sekali: 2,8%
Tidak tahu atau tidak menjawab: 0,7%

Di sisi lain, Burhan juga memaparkan kinerja Presiden Jokowi berdasarkan wilayah. Dia mencatat, provinsi yang paling tidak puas terhadap kinerja Presiden adalah Sumatera Barat sebanyak 70,7% dan Aceh sebanyak 63,5%.

"Provinsi yang paling tidak puas terhadap kinerja Presiden adalah Sumbar kemudian Aceh. di luar itu, Babel sangat puas, Jambi sangat puas, Jateng, DIY sangat puas," imbuhnya.

Indikator Politik Indonesia juga mencatat kenaikan terhadap kinerja Wakil Presiden, Ma'ruf Amin. Data selengkapnya ada di halaman berikutnya.