Banjir Rob Rendam 2 Kecamatan di Tangerang, Ribuan KK Terdampak

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 14:24 WIB
Banjir rob di Tangerang (Dok istimewa)
Banjir rob di Tangerang (Dok Istimewa)
Tangerang -

Dua kecamatan di Kabupaten Tangerang, Banten, terendam banjir rob setinggi 40 centimeter. Total ada 3.122 KK di Kecamatan Teluknaga dan Kosambi yang terdampak banjir rob ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang Abdul Munir membeberkan, dari dua kecamatan tersebut, terdapat tiga titik yang mengalami banjir rob, yakni 2 titik di Teluknaga dan 1 titik di Kosambi.

"Teluknaga di Desa Muara dan Lemo alami banjir rob. Kosambi di Kelurahan Dadap," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (5/12/2021).

Munir menjelaskan, di Desa Muara, banjir rob datang setiap pagi pukul 06.00 WIB, tetapi saat pukul 16.00 WIB, air mulai surut. Di titik ini ada 233 KK yang terdampak.

Sementara itu, di Desa Lemo ada 150 KK yang terdampak banjir rob. Kelurahan Dadap menjadi daerah yang paling banyak terkena dampaknya, yakni 2.739 KK.

"Jika ketinggian di bawah 50 cm masih dianggap aman hanya saja aktifitas untuk masak yang repot karena air masuk ke dalam rumah karena rata-rata ketinggian rumah sama dengan jalan," tambahnya.

Munir berujar banjir rob ini disebabkan air laut yang pasang. Banjir rob terjadi sejak Kamis (2/12/2021).

"Tetapi keadaannya pasang surut tidak terus-terusan banjir rob. Contohnya yang di Desa Muara," ucapnya.

Munir mengungkapkan pihaknya sudah memberikan bantuan logistik. Selain itu, pihaknya sudah siap mengevakuasi masyarakat jika situasinya membahayakan.

"Upayanya kita memberikan logistik siap saji ke masyarakat yang terganggu kegiatan memasaknya. Atau jika sudah membahayakan keselamatan masyarakat air meninggi mencapai sepinggang orang dewasa kita melakukan evakuasi ke tempat aman yang lebih tinggi (shelter) dengan mendirikan tenda pengungsian," ungkap Munir.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan supaya Puskesmas terdekat mengadakan pengobatan gratis kepada warga yang terdampak. Serta BPBD berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait, misalnya dapur umum," imbuhnya.

Simak juga 'Banjir Rob Masih Genangi Pademangan Jakarta Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)