Mahfud Pastikan Penanganan Kasus HAM Berat Paniai Diproses Sesuai UU

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 05:45 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md
Foto: Mahfud Md (Dok. Kemenko Polhukam)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyampaikan kasus dugaan pelanggaran HAM berat Paniai sudah dinaikkan ke tingkat penyidikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia memastikan penanganan kasus HAM berat yang direkomendasikan Komnas HAM itu akan diproses sesuai dengan Undang-undang.

"Kasus Paniai ini adalah kasus yang diumumkan baru tahun kemarin oleh Komnas HAM, dan kita langsung tindak lanjuti untuk segera dibawa ke pengadilan. Kita dalam melaksanakan kasus pelanggaran HAM berat yang direkomendasikan oleh Komnas HAM itu akan berpegangan pada UU," kata Mahfud melalui Youtube Kemenko Polhukam seperti dilihat Minggu, (5/12/2021).

Mahfud mengatakan Kejagung akan berkoordinasi dengan Komnas HAM dalam menangani kasus-kasus dugaan pelanggaraan HAM yang terjadi setelah keluarnya Undang-undang (UU) no 26 Tahun 2000. Nantinya kasus dugaan pelanggaran HAM berat tersebut akan diselesaikan melalui jalur peradilan.

"Kasus pelanggaran HAM yang terjadi sesudah keluarnya Undang-undang 26 tahun 2000 itu ditangani dan dianalisis serta difollow up oleh Kejaksaan Agung dengan berkoordinasi dengan Komnas HAM," ujarnya.

Sementara untuk kasus dugaan pelanggaran HAM berat yang terjadi sebelum tahun 2000 kata Mahfud, akan diserahkan ke DPR terlebih dahulu. Mahfud mengatakan nantinya DPR akan menganalisis bukti-bukti kasus tersebut apakah bisa dibawa ke pengadilan atau tidak.

"Kasus-kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi sebelum tahun 2000 tepatnya sebelum keluarnya UU no 26 2000 itu diserahkan ke DPR untuk dianalisis apa cukup bukti, apa bisa dibuktikan untuk dibawa ke pengadilan," tuturnya.

Simak selengkapnya dugaan pelanggaran ham berat Paniai di halaman berikutnya.