Pemkot Mojokerto Dorong Minat Baca Anak Lewat Kontes Mendongeng

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 22:55 WIB
Pemkot Mojokerto
Foto: dok. Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar lomba mendongeng bagi siswa kelas 4 dan 5 SD/MI se-Kota Mojokerto. Ajang bertajuk 'Lestarikan Tradisi Lisan Bersama Ning Ita' tersebut bertujuan untuk meningkatkan budaya baca sejak dini.

Pada ajang tersebut para peserta unjuk kebolehannya mendongeng bertema Cerita Rakyat Kejayaan Majapahit.

"Kami pilih tema spesial. Harapannya agar generasi penerus kita yang hebat ini juga punya pemahaman terhadap sejarah leluhurnya," ujar Ika dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

Menurutnya, generasi penerus yang hebat tidak hanya yang punya tingkat literasi mumpuni, serta berwawasan luas, tapi juga berkarakter kuat. Hal ini sebagaimana yang telah dimiliki oleh nenek moyang terdahulu. Salah satunya terkait semangat persatuan yang digelorakan kerajaan Majapahit, sehingga mampu menyatukan berbagai wilayah dengan masyarakat yang majemuk, menjadi nusantara.

"Anak-anak kita boleh go international. Tapi karakter bangsa Indonesia harus tetap tertanam kuat. Mereka tetap punya kewajiban untuk melaksanakan budaya gotong-royong, menjaga kesatuan dan persatuan," katanya.

Di Grand Final Story Telling Contest hari ini, wanita yang akrab disapa Ning Ita ini menekankan pentingnya pembangunan SDM dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045. Mengingat pada masa tersebut, generasi penerus Indonesia harus bisa unggul dalam berkompetisi secara global, serta membangun Indonesia menjadi lebih maju dan sejahtera.

Sebagai informasi, acara yang digelar di Pendopo Sabha Mandala Krida Tama Rumah Rakyat Kota Mojokerto tersebut merupakan puncak dari serangkaian lomba mendongeng yang telah berlangsung sejak 12 November 2021. Terdapat total 15 grand finalis yang tampil, usai mengungguli 96 pendongeng cilik yang mendaftar pada babak seleksi awal.

Adapun dalam tahapan final, mereka mendapatkan kesempatan untuk tampil langsung di hadapan para juri profesional. Beberapa di antaranya pendiri kampung dongeng Mojokerto, Cak Nuris (Nuris Andri Ananta), psikolog asal Surabaya, Kak Nithit (Kartika Nita Widyasari) serta Kak Tobi (Ketut Santoso) Surabaya yang merupakan pendongeng asal Surabaya.

Keluar sebagai juara, Khansa Abiyyah Nurul Qolbi dari SDN Wates 3 (juara 1), Nindya Zalwa Oktavia dari SDN Gedongan 3 (juara 2), serta Kezia Olivia Lorent dari SDK Wijana Sejati (juara 3). Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah tropi serta uang tunai.

Pada kesempatan tersebut, bekerja sama dengan Gramedia, Pemkot Mojokerto juga menyerahkan secara simbolis hibah buku dan rak, kepada sekolah sejumlah SD dan SMP di Kota Mojokerto, baik negeri maupun swasta.

(prf/ega)