Keluarga Korban Diksar Maut Parepare Sulsel Serahkan Proses Hukum ke Polisi

Hasrul Nawir - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 22:06 WIB
Keluarga diksar maut di Parepare Sulsel
Foto: Keluarga salah satu mahasiswi korban diksar maut di Parepare Sulsel (Dok. Istimewa)
Parepare -

Suasana duka masih menyelimuti keluarga mahasiswi korban diksar maut di Parepare, Sulawesi Selatan, Almarhumah Asmira (20). Asmira merupakan salah satu dari dua korban Diksar maut di Sungai Assokange.

Riswan (55) ayah korban mengaku sempat heran terkait acara diksar yang diikuti anaknya. Dia lanntas meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tewasnya Asmira bersama satu mahasiswi lainnya.

"Masalah pelaksanaannya, kenapa si anak dibawa ke tempat yang memang rawan, artinya tidak sesuai, apalagi anak kami perempuan lemah fisik, kenapa tidak disertai persetujan orang tua untuk dibawa keluar (ke lokasi diksar), saya serahkan sepenuhnya (proses hukum) kepada pihak kepolisian, karena saya lihat di media sudah ditangani, ada unsur kelalaian," ucap Riswan kepada wartawann, Sabtu (4/12/2021).

Riswan mengungkapkan jika lokasi tempat anaknya menemui ajal tidak ada dalam agenda yang disampaikan putrinya.

"Yang saya ketahui cuma pantai lowita, Kabupaten Pinr sama yang baru rencana katanya di bojo (Kabupaten Barru) yang saya anggap aman," jelasnya.

Riswan pun mengaku kaget setelah melihat lokasi pelaksanaan Diksar yang terbilang rawan .

"Otomatis daerah situ saya sudah lihat buktinya waktu evakuasi korban memang rawan , tanjakan tinggi melewati pekuburan cina tanjakan sekitar 45 derajat, kenapa anak saya dibawa ke lokasi yang rawan tanpa sepengetahuan saya, bahkan saya tidak pernah diminta persetujuan," bebernya.

Riswan mengatakan selama beberapa hari mengikuti latihan fisik, sebagai rangkaian Diksar, anaknya sempat mengeluh lelah. Anaknya sempat mengeluh selama mengikuti kegiatan latfis.

"Karena berangkat jam 04.00, dia bangun start 04.30 berangkat ke kampus karena harus tiba sebelum salat subuh," ungkapnya.

Riswan pun mengaku belum bisa ikhlas menerima kepergian anaknya yang secara tiba-tiba tersebut.

"Kalau dibilang ikhlas , tidak ada orang tua yang ikhlas anaknya jadi korban," tutupnya.

Simak video 'Diksar Maut di Parepare, 2 Mahasiswi Tewas Terseret Arus Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/maa)