Syarikat Islam Didorong Ikut Bangkitkan Ekonomi UKM

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 10:02 WIB
Ganjar Pranowo
Foto: dok. Pemprov Jateng
Jakarta -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendorong Syarikat Islam ikut berperan aktif membangkitkan ekonomi, terutama di sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri Kongres Nasional Syarikat Islam ke-41, Jumat (3/12). Kongres Nasional atau Majelis Tahkim yang mengusung tema 'Penguatan Dakwah Ekonomi Menghadapi Era Masyarakat 5.0' itu digelar di Hotel Novotel, Surakarta.

"Ini mudah-mudahan betul-betul pascapandemi, tidak sedang dalam pandemi. Sehingga, teman-teman dari Syarikat Islam sekarang berkongres dengan agenda-agenda yang juga akan kembali membangkitkan ekonomi termasuk UKM," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12/2021).

Ganjar mengaku telah bertemu pimpinan Syarikat Islam pada Kamis (2/12) lalu dan sempat membahas beberapa persoalan.

"Ada dua hal yakni satu nilai-nilai kebangsaan, yang kedua bagaimana tema yang diambil menarik karena kembali 'kelawean'," katanya.

Karena menurutnya ke-kelawean bisa mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat. Selain itu, Ganjar juga mengungkapkan tantangan di era masyarakat 5.0. Dia berharap adanya transformasi dalam perdagangan, seperti dengan menggunakan teknologi informasi.

"Saya haqul yakin itu bisa dilakukan oleh Syarikat Islam, dan reform transformasi ini kemarin dari panitia, dari pimpinan sudah kita diskusikan. Saya kira kolaborasi ini penting untuk dilakukan," tuturnya.

Sebagai informasi, Syarikat Islam Indonesia disingkat SII atau SI-Indonesia, adalah organisasi massa pertama dan tertua di Indonesia. Organisasi tersebut didirikan Haji Samanhudi di wilayah Surakarta di zaman Hindia Belanda pada 16 Oktober 1905. Acara kongres ke-41 tersebut turut dihadiri oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

(prf/ega)