Detik-detik Bocah Hilang Misterius di Lokasi Penjual Bakso di Samarinda

Muhammad Budi Kurniawan - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 17:45 WIB
Warga Kota Samarinda dibuat geger atas kabar seorang penjual bakso keliling yang hilang secara misterius. (dok Istimewa)
Kaki Gunung Sendawar tempat hilangnya penjual bakso dan bocah 7 tahun. (Dok. Istimewa)
Samarinda -

Hasbi, bocah berusia 7 tahun, hilang secara misterius di kaki Gunung Sendawar, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), tempat seorang penjual bakso hilang secara misterius beberapa waktu lalu. Hasbi diketahui pergi ke kaki Gunung Sendawar saat petang.

"Dia sempat pulang, bawa tebu terus dimakan sama-sama adiknya," ujar ibu Hasbi, Qonita, saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (3/12/2021).

Setelah pulang ke rumah membawa tebu dan dimakan bersama adiknya, Hasbi lalu meminta uang kepada orang tuanya. Tapi orang tua tidak memberikan uang yang diminta.

"Minta uang ke saya, tapi karena tidak ada uang, saya nggak kasih," kata Hasbi.

Karena tidak diberi uang, Hasbi pun kembali ke luar rumah dan pergi bermain di kaki Gunung Sendawar. Hal itu tetap dilakukannya meski hari sudah petang.

Di sana, Hasbi bersama 5 orang rekannya bermain di salah satu pohon durian yang sudah ditebang. Hal ini diungkapkan seorang warga sekitar, Sabil Husein, yang turut mencari Hasbi.

"Kata teman-temannya mereka main di pohon durian, muter-muter di sana," jelas relawan FKPM Loa Buah, Sabil Husein.

Hari itu, Sabtu (27/11), pada pukul 17.00 Wita 3 orang dari 5 rekan Hasbi pulang ke rumah. Tak lama berselang, ibu RT setempat yang melihat anak-anak bermain menegur mereka untuk segera pulang dikenakan hari yang semakin petang.

"Ibu RT sempat ngomong ke mereka 'cepat pulang, entar kamu hilang sudah mau gelap ini'," kata Sabil menirukan perkataan ibu RT setempat.

Sekitar pukul 17.35 Wita, datang seorang kakek menjemput Hasbi. Yang langsung mengajak Hasbi jalan ke arah Gunung Sendawar.

"Teman-temannya ini bilang kalau Hasbi di bawa kakek ke arah Gunung Sendawar menggunakan motor, tapi kan aneh di sana hutan nggak ada jalan buat motor," terang Sabil.

Hingga kini, pencarian Hasbi terus dilakukan oleh warga dan para relawan. Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi, upaya pencarian menggunakan ritual-ritual dan sia telah dilakukan untuk dapat menemukan keberadaan Hasbi.

"Ini pencarian di hari ketujuh kami, tapi belum ada hasil," bebernya.

Selain itu, pihak kepolisian dari Polsek Sungai Kunjang masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya Hasbi. Dan rencananya jajaran polisi memanggil dua rekan Hasbi yang terakhir kali bersamanya.

"Kita akan panggil 2 rekannya, untuk dimintai keterangan. Selain itu, kita juga masih mencari bukti-bukti atas kasus hilangnya korban," tutur Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Roni Wibowo.

(nvl/nvl)