Hillary Brigitta Lasut Disorot Usai Minta Pengamanan TNI, Ini Sosoknya

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 11:33 WIB
Hillary Brigitta Lasut Disorot Usai Minta Pengamanan TNI, Ini Sosoknya
Hillary Brigitta Lasut Disorot Usai Minta Pengamanan TNI, Ini Sosoknya (Foto: Dok Pribadi)
Jakarta -

Hillary Brigitta Lasut menjadi sorotan karena meminta pengamanan TNI. Bukan tanpa alasan, dia meminta bantuan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman karena sosoknya selalu sigap dalam keadaan darurat.

Di sisi lain, Hillary Brigitta Lasut mengaku terlalu sering merepotkan Kapolri. Inilah sebabnya dia meminta pengamanan dari KSAD Jenderal TNI Dudung.

Siapa sosok Hillary Brigitta Lasut yang meminta bantuan pengamanan TNI? Simak informasi di bawah ini.

Hillary Brigitta Lasut: Ini Profil Lengkapnya

Hillary Brigitta Lasur merupakan anggota DPR termuda yang berasal dari Partai NasDem. Lahir di Manado, 22 Mei 1996, berikut profil lengkapnya:

Riwayat Pendidikan

  • SD , KAT 01 ST THERST. Tahun: 2003 - 2009
  • SMP , Manado Internasional. Tahun: 2009 - 2011
  • SMA , SMU 1 Manado . Tahun: 2011 - 2014
  • S1 Ilmu Hukum, Universitas Pelita Harapan. Tahun: 2014 - 2018
  • S2 , Washington School of Law. Tahun: 2018 - 2019

Riwayat Pekerjaan

  • CV Mutiara Sakti, sebagai Operasional Direktur (2019)
  • Lippo Mall Puri, sebagai Arta Officer (2018 - 2019)
  • AKHH Law Firm, Sebagai: Mangong (2017)

Riwayat Organisasi

  • Ketua OSIS SMAN 1 Manado
  • Paskibraka Kota Manado
  • Bendahara Himpunan Mahasiswa Universitas Pelita Harapan
  • Bendaraha C.P Nasdem Sulawesi Utara

Hillary Brigitta Lasut: Minta Pengamanan TNI

Melalui akun instagram pribadinya, Hillary Brigitta Lasut mengaku meminta pengamanan TNI. Dia bercerita, hal ini sesuai dan berlandaskan pada Permen Nomor 85 Tahun 2014.

"Banyak yang bertanya soal apakah benar saya meminta ajudan atau bantuan pengamanan dari TNI. Benar, saya menyurat ke KSAD untuk memohon bantuan pengamanan sesuai dengan Permen No 85 Tahun 2014," kata Hillary di akun Instagram seperti dikutip Kamis (2/12).

Hillary Brigitta Lasut mengaku sudah lama mempertimbangkan bantuan pengamanan TNI. Sebab, kata dia, secara fisik dan mental TNI selalu siap untuk keadaan darurat. Hillary pun mengaku terlalu sering merepotkan Kapolri jika hendak meminta bantuan kepolisian.

"Terkait banyaknya kasus masyarakat kecil di Sulut yang saya kawal, saya merasa lebih nyaman kali ini meminta bantuan TNI. Kalau ditanya kenapa, jujur saja saya harus mengakui, cukup tidak mudah untuk menjadi seorang perempuan berusia 20-an dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak," kata Hillary.

"Keharusan untuk tugas luar, bertemu banyak orang, dan bertemu masyarakat sampai larut malam, serta mengutarakan pendapat dan suara rakyat yang terkadang berbeda haluan dengan kepentingan sebagian golongan kuat membuat ancaman dan rasa khawatir tidak terelakkan," sambungnya.

Hillary Brigitta Lasut: Minta Bantuan Karena Tinggal Sendiri

Alasan Hillary Brigitta Lasut meminta bantuan TNI karena kondisinya yang tinggal sendiri di Ibu Kota. Adik-adiknya pun masih kecil, sementara sang ayah bertugas ke daerah perbatasan yang membuat dirinya mempertimbangkan pengamanan.

"Tidak ada yang kuat secara fisik di rumah, adik laki-laki saya yang paling besar baru lulus SMP, yang paling kecil baru 3 tahun," ujar Hillary.

Hillary Brigitta Lasut menyatakan, dia mempunyai kewajiban untuk melindungi adik-adiknya selepas kepergian almarhum ibunda. Inilah yang membuatnya bertekad membuka diri meminta bantuan pengamanan, khususnya karena dia mengaku sering berselisih paham dengan banyak pihak ketika membela masyarakat Sulut.

"Saya bukan orang yang suka diikuti ke sana-kemari. Tetapi, karena berbagai pertimbangan ini, saya sadar saya tidak jago bela diri, saya perempuan yang punya cita-cita besar tapi tidak bisa menutupi kemampuan fisik saya terbatas, dan walaupun saya yakin wanita bisa jadi apa saja, saya rasa tidak ada salahnya mengakui keterbatasan diri sendiri dengan meminta bantuan selama tidak menyalahi aturan," jelasnya.

"Sehingga saya bisa dibilang meminta bantuan pengamanan karena butuh dan terdesak, bukan untuk kelihatan keren saja. Ada hal-hal besar dan strategis yang akan saya suarakan beberapa saat ke depan dan berpotensi mengganggu sekelompok oknum, sehingga saya yakin tindakan antisipasi tidak ada salahnya," sambungnya.

Hillary Brigitta Lasut akui tak komunikasi langsung dengan Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Simak informasinya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Anggota DPR Hillary Minta Pengamanan TNI, MKD Mengizinkan

[Gambas:Video 20detik]