Viral Debat Keras dengan Warga, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Buka Suara

Antara - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 11:17 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat di Kejagung (Foto: Wilda/detikcom)
Foto: Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat. (Foto: Wilda/detikcom)
Kupang -

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan Pulau Sumba akan menjadi model pengembangan peternakan ternak sapi yang dikelola secara modern. Sehingga, diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.

"Pengembangan sapi yang nantinya dilakukan di Pulau Sumba menjadi model dalam usaha peternakan sapi di NTT," kata Gubernur kepada wartawan di Kupang, seperti dilansir Antara, Jumat (3/12/2021).

Viktor mengatakan hal itu terhadap beredarnya video perdebatannya dengan sejumlah warga di Sumba Timur terkait status kepemilihan lahan untuk lokasi pengembangan sapi Wagyu.

"Saya keras bukan karena tidak suka dengan warga itu, tetapi keras karena pembangunan itu dihambat," tegas Viktor.

Menurut dia, lahan di Kabupaten Sumba Timur itu sebelumnya merupakan lahan milik Pemerintah Pusat yaitu Kementerian Pertanian dan telah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT.

"Lahan itu sejak dulu tidak dikerjakan oleh siapapun. Sapi-sapi yang ada dalam kawasan itu merupakan sapi liar dan sudah dibagikan kepada warga sekitar lokasi itu ,"tegasnya.

Dia mengatakan tidak tertarik dengan banyak perdebatan terkait persoalan lahan tetapi lebih tertarik pada pembangunan peternakan yang memiliki kualitas beradab.

Viktor mengatakan Pemerintah NTT tentu harus mengoptimalkan semua aset pemerintah untuk menunjang pembangunan karena dana APBD tidak mampu untuk membiayai berbagai kegiatan pembangunan daerah ini.

"Untuk mengejar kesejahteraan ekonomi masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan APBD, sehingga seluruh aset-aset yang ada harus dimanfaatkan agar bisa menggerakkan ekonomi rakyat," kata Viktor.

Menurut dia, tidak satupun daerah berhasil dengan investasi rendah di tengah pandemi COVID-19 seperti yang sedang melanda daerah ini.

Simak selengkapnya halaman di selanjutnya.