TransJ Tabrak Pos Lantas PGC karena Dongkrak Gelinding, PAN: Teledor!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 07:10 WIB
Sekretaris Fraksin PAN DKI Jakarta, Oman Rohman Rikanda
Foto: Oman Rohman Rikanda (dok. Pribadi)
Jakarta -

Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda menyebut ada faktor keteledoran yang menyebabkan bus TransJakarta menabrak pos polisi lalu lintas di depan Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta Timur (Jaktim). Keteledoran yang dimaksud adalah alat dongkrak yang tak disimpan semestinya hingga menggelinding ke arah kaki sopir.

"Katanya penyebabnya dongkrak menggelinding ke arah kaki sopir. Mudah-mudahan ke depan tidak ada kejadian keteledoran seperti menyimpan dongkrak tidak pada tempatnya," kata Oman kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).

Selain itu, Oman mendorong agar TansJakarta melakukan evaluasi. Baik evaluasi kondisi kesehatan pengemudi bus hingga pengecekan secara berkala terhadap kondisi armada bus.

"Ya harus ada evaluasi baik kondisi kesehatan, kecakapan dan kondisi mental dari pengemudi TransJakarta. Juga supervisi yang ketat atas kondisi laik jalannya armada TransJakarta," ucap Oman.

Oman mengatakan TransJakarta harus menjamin keselamatan selama di perjalanan. Selain itu, Oman meminta agar standar operasional prosedur (SOP) perawatan bus harus dilakukan dengan baik.

"Kita perlu jaminan keamanan dan keselamatan jangan sampai ada SOP perawatan yang tidak dilaksanakan. Harus (pengecekan) berkala, ya diperketat pengecekannya baik kelaikan armada maupun kondisi kesehatan dan mental pengemudinya," tutur dia.

Bus TransJakarta menabrak Pos Lantas di persimpangan dekat Pusat Grosir Cililitan (PGC), Cililitan, Jakarta Timur. Polisi menyebut kecelakaan tersebut dipicu dongkrak yang menggelinding lalu menyebabkan sopir hilang kendali.

"Dugaan awalnya karena dongkrak berat yang bisa membawa beban 15 ton ditaruh (di) jok driver tahu-tahu kan menggelinding pedal gas. Sehingga driver tidak bisa menguasai. Karena langsung menabrak pospol kita," ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Eddy Surasa kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (2/12).

Satu orang sekuriti menjadi korban dari kecelakaan ini. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

(lir/aud)