Cerita Damkar Alami Sesak Napas Saat Evakuasi Kebakaran Gedung Cyber 1

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 23:24 WIB
Gedung Cyber 1 di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Jaksel), kebakaran. Ada 40 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) yang dikerahkan ke lokasi.
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta -

Petugas Damkar menceritakan proses evakuasi korban kebakaran Gedung Cyber 1, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Saat proses evakuasi, para petugas harus menembus asap yang sangat tebal.

Ketua Pleton Grup A Sektor 3 Mampang Sudrajat menceritakan saat proses evakuasi, asap terlihat sudah mengepul di lobi Gedung Cyber 1. Saat itu, Sudrajat mencoba masuk ke gedung dan tidak lama merasakan sesak napas.

"Asap ini sudah sampai ke lobi. Kami pun baru ngeliat aja pernapasan kami udah agak sedikit sesak dari luar. Makanya saya masuk ke dalam beberapa menit keluar lagi karena memang terasa sesak," kata Sudrajat di lokasi, Kamis (2/12/2021).

"Akhirnya anggota saya sarankan untuk menggunakan alat bantu pernapasan," sambungnya.

Sudrajat juga membenarkan asap tebal menjadi kendala saat proses pemadaman dan evakuasi korban. Para petugas damkar juga diharuskan menggunakan alat bantu napas.

"Sangat kendala sekali. Kendalanya itu asap. Asap itu sangat tebal dan susah ditembus sehingga dalam operasi pemadam ini kami harus menggunakan alat bantu pernapasan tadi," tutur Sudrajat.

"Kami tidak bisa bernapas tanpa bantuan alat bantu itu karena 5 menit saja di dalam ruangan yang penuh asap itu kita bisa pingsan," imbuhnya.

Terakhir, Sudrajat juga mengatakan, dalam proses pemadaman, tiga unit blower dipasang di gedung Cyber 1. Hal itu bertujuan mengusir asap tebal yang berada di gedung.

"Tiga blower untuk mengusir asap karena kalau tidak diusir ya asap mungkin masih ada di dalam ruangan itu. Jadi untuk membuyarkan dengan penyiraman dan dibantu alat pengusir asap supaya asap bisa keluar," tutur Sudrajat.

Atas kejadian ini, pihak damkar menemukan dan mengevakuasi tiga korban kebakaran. Dua di antaranya tewas akibat peristiwa kebakaran di Gedung Cyber 1.

"Ditemukan ada 3 korban itu ada di dalam satu ruangan yang sudah dalam keadaan pingsan. Dua meninggal," jelas Sudrajat.

(aik/aik)