BOR Rumah Sakit Meningkat 2 Hari Terakhir, Satgas COVID: Waspada!

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 22:32 WIB
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept
Foto ilustrasi Corona (Getty Images/iStockphoto/loops7)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengungkapkan keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit, termasuk RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet, mengalami kenaikan dua hari belakangan. Satgas meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Selanjutnya BOR ruang isolasi di rumah sakit rujukan juga sempat mengalami peningkatan pada 2 hari terakhir, dari 2,94 persen menjadi 3,07 persen. BOR di Wisma Atlet juga meningkat di bulan November dari 1,76 persen menjadi 2,2 persen," kata Jubir Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers di YouTube BNPB, Kamis (2/12/2021).

Wiku mengatakan peningkatan BOR perlu diwaspadai. Dia meminta masyarakat tidak abai prokes.

"Meskipun peningkatan terbilang kecil, namun perlu diwaspadai karena peningkatan BOR mengindikasikan adanya kenaikan kebutuhan treatment pada gejala sedang atau berat," tuturnya.

"Lebih lanjut, meskipun saat ini angka reproduksi efektif masih di bawah 1, namun perlu diwaspadai bahwa angka reproduksi efektif juga mengalami peningkatan jika dilihat dalam 5 minggu terakhir," sambung Wiku.

Mobilitas Naik Prokes Turun

Lebih lanjut, Wiku juga mengungkapkan saat ini mobilitas warga semakin meningkat. Namun, protokol kesehatan justru menurun.

Dia mengungkapkan data mobilitas penerbangan yang terus meningkat dalam 5 bulan terakhir.

"Mobilitas menggunakan pesawat terbang juga meningkat 350 persen dalam 5 bulan terakhir. Jumlah perjalanan pesawat terbang pada Juli adalah sekitar 350 ribu sedangkan November meningkat menjadi 1,6 juta. Idealnya peningkatan aktivitas juga harus diikuti peningkatan prokes, namun sayangnya data menunjukkan sebaliknya di mana dalam minggu terakhir cakupan desa/kelurahan yang patuh memakai masker dan menjaga jarak mengalami penurunan," ujar Wiku.

"Cakupan desa atau kelurahan yang patuh memakai masker turun dari 76,42 persen menjadi 74,91 persen. Sedangkan menjaga jarak turun dari 78,60 persen menjadi 77,69 persen," imbuhnya.

Selain itu, laporan daerah patuh prokes juga mengalami penurunan. Wiku mengatakan akhir-akhir ini warga sudah melonggarkan aturan prokes.

"Jumlah laporan desa atau kelurahan yang dipantau juga alami penurunan dari sekitar 21 ribu desa/kelurahan menjadi 9 ribu pada minggu ini. Ini menunjukkan pengawasan dan pelaporan prokes sudah mulai longgar," jelas Wiku.

Simak video 'Waspadai Peningkatan BOR Wisma Atlet dan Isolasi RS Rujukan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/aud)