Dukung Penanganan Pascabencana, Abipraya Terima Penghargaan dari PUPR

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 21:26 WIB
Brantas Abipraya Dapat Penghargaan
Foto: Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) menerima penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penghargaan ini diberikan atas peran aktif Brantas Abipraya dalam pelaksanaan tugas rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta penanggulangan COVID-19 di tahun 2021.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono kepada Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi di Gedung Auditorium Kementerian PUPR, Rabu (1/12).

"Melalui penghargaan ini kami ingin menghaturkan terima kasih banyak atas apresiasi yang diberikan kepada Brantas Abipraya. Raihan ini pastinya membuat kami untuk bermotivasi berkarya, bekerja lebih keras lagi dalam mendukung pembangunan infrastruktur negeri," ujar Sugeng dalam keterangan tertulis, Kamis (2/12/2021).

Lebih lanjut, Sugeng mengatakan penghargaan ini juga menjadi upaya Brantas Abipraya yang selalu hadir untuk Indonesia dan mendukung pemerintah dalam pembangunan infrastruktur pasca bencana dan pandemi. Salah satunya pembangunan pasca gempa bumi 6,2 skala richter di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (14/1).

Sugeng menjelaskan saat itu Brantas Abipraya turut mengerahkan alat berat untuk evakuasi dan melakukan rehabilitasi serta rekonstruksi 17 gedung dari 15 lokasi di Sulawesi Barat. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan serah terima pemanfaatan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan gedung Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Di samping itu, Brantas Abipraya juga mengerahkan alat berat untuk membongkar reruntuhan bangunan rumah dan gedung, tumpukan beton dan besi-besi. Sugeng menyebut sebanyak 4 unit excavator dan 8 unit dump truck dikerahkan tepat sehari pasca gempa untuk membantu membuka akses jalan dan membersihkan puing-puing.

Bersama Kementerian PUPR, Sugeng mengatakan Brantas Abipraya turut berkontribusi mendukung percepatan rehabilitasi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca Badai Siklon Tropis Seroja pada April lalu. Brantas Abipraya ikut berkontribusi membangun NTT dengan merenovasi dan pembenahan gedung-gedung non pendidikan dan pendidikan yang rusak dan hancur dan menyediakan air bersih dengan membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Selain itu, Brantas Abipraya pun turut membenahi NTT khususnya Kupang melalui Proyek Tanggap Darurat untuk percepatan peningkatan konektivitas.

"Kami telah merampungkan pembenahan jalan nasional tepatnya di Jalan Batu Putih Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Selain itu ada renovasi 22 fasilitas Pemerintah dan non pendidikan yang mengalami kerusakan, juga 17 gedung pendidikan," katanya.

Dikatakannya, selain aksi tanggap darurat bencana, penghargaan ini juga merupakan apresiasi atas aksi tanggap penanggulangan COVID-19. Salah satunya dengan mengoptimalisasi beberapa fasilitas penanganan COVID-19 di Indonesia yang tersebar di beberapa titik daerah, yaitu di RSUD dr. H. Abdoel Moeloek, Bandar Lampung, rehabilitasi area Wisma Werdhapura di Denpasar, dan Wisma Bima di Kabupaten Badung sebagai Ruang Isolasi Darurat COVID-19.

Selain itu Brantas Abipraya juga turut membantu optimalisasi fasilitas isolasi beberapa RS di Gorontalo, Sulawesi Tengah yaitu, RS Ainun Habibie, RSUD Aloei Saboe dan Mess Haji Gorontalo.

"Sebagai perusahaan konstruksi nasional, pastinya kami tidak hanya berdiam saja. Dengan membangun fasilitas-fasilitas isolasi ini Brantas Abipraya ikut berperan mendorong percepatan penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19 di Tanah Air," pungkas Sugeng.

(ncm/ega)