Inovasi Wali Kota Parepare Tangani Inflasi Lewat Dana BTT Raih Pujian

Erika Dyah - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 21:14 WIB
Pemkot Parepare
Foto: Dok. Pemkot Parepare
Jakarta -

Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengakui sosok Wali Kota Parepare, Taufan Pawe. Pujian ini ia sampaikan saat membahas soal penguatan kerja sama pemerintah daerah dalam menangani inflasi agar rendah dan terkendali melalui dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Andi menilai inovasi Wali Kota Parepare dua periode ini dalam menangani inflasi merupakan terobosan yang luar biasa.

"Terima kasih masukannya dari Wali Kota Parepare (Taufan Pawe). Ini merupakan ide dan inovasi yang luar biasa," kata Andi dalam keterangan tertulis, Kamis (2/12/2021)

Andi mengungkapkan ide dan inovasi dari seorang kepala daerah biasanya tersandung dengan sistem pemerintahan Indonesia yang kaku. Akan tetapi, ia meyakini inovasi Taufan Pawe bisa berjalan mulus. Sebab, ia mengaku sudah mengetahui kapasitas Taufan Pawe sebagai ahli hukum dan pemerintahan.

"Tentu ide ini kita minta dibahas kelanjutannya. Kita biasa bermasalah di aturan. Tapi ide seorang kepala daerah seperti Pak Taufan Pawe tentu sudah ada dasar-dasar yang bisa kita lakukan. Beliau ini orang hukum jadi paham sekali. Kalau saya bukan orang hukum jadi saya harus belajar dari beliau," jelas Andi.

Sementara itu, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menjelaskan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) merupakan salah satu solusi pihaknya dalam menangani inflasi agar rendah dan terkendali.

Berdasarkan regulasi, lanjut Taufan, pemerintah daerah harus menyiapkan dana BTT minimal 5% dan maksimal 10 % dalam penyusunan APBD. Dana BTT itu bisa diperuntukkan jika ada kejadian-kejadian yang bisa mengancam inflasi di daerah.

"Begitu banyak dana BTT di provinsi. Ayo kita sinergitaskan ke daerah tingkat dua yang mana kemampuan daya beli masyarakat terancam. Ini bisa menjadi modal dasar untuk aktif, masif, terstruktur mengendalikan harga pasar," ungkap Taufan.

Ketua DPD I Golkar Sulsel ini pun berharap, rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) selanjutnya dihadiri Forkopimda terkait. Mengingat, inovasi-inovasi yang lahir tidak sebatas konsep yang bisa menghambat pada saat implementasi.

"Dengan kita intervensi BTT itu secara terukur, maka saya yakin inflasi 24 kabupaten kota ini bisa rendah dan terkendali. Kita bisa menjadi penyangga nasional dalam tingkat pertumbuhan ekonomi dan inflasi itu sendiri," pungkasnya.

Sebagai informasi, apresiasi dari Plt Gubernur Sumsel kepada Wali Kota Parepare ini disampaikan dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berlangsung di Hotel Claro hari ini.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh 24 kepala daerah atau diwakili di Sulsel, di antaranya Bupati Selayar Basli Ali, Wali Kota Makassar Danny Pomato, Bupati Barru Suardi Saleh, Wakil Bupati Maros Suhartina, dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana.

(akn/ega)