Kapolda Papua Barat Tepis Kabar KKB Bakar Camp Perusahaan

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 20:38 WIB
Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing (Antara Papua Barat/Ernes Broning Kakisina)
Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing (Antara Papua Barat/Ernes Broning Kakisina)
Jakarta -

Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing menepis kabar yang beredar soal kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar camp sebuah perusahaan di Sorong Selatan. Tornagogo mengatakan pemilik perusahaan menerangkan pembakaran dilakukan oleh karyawannya.

"(Pembakaran camp perusahaan) di Sorong Selatan. Namun sementara ini dari pemiliknya menyatakan bahwa itu yang melakukan itu salah satu karyawannya. Namun memang ada pengakuan dari kelompok-kelompok (bersenjata) itu, Kodap III," kata Tornagogo saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (2/12/2021).

Tornagogo menjelaskan, berdasarkan keterangan pimpinan perusahaan kepada polisi, pemicu kebakaran adalah perselisihan di internal. Sebelum pelaku membakar, dia terlebih dulu memalang area perusahaan.

"Kami sedang minta supaya pemilik buat laporan polisi. Itu memang ada awalnya persoalan kalau kata pimpinan (perusahaan)-nya. Itu memang kelihatannya ada persoalanlah di internal mereka yang membuat salah satu karyawan melakukan pemalangan," jelas Tornagogo.

Tornagogo menuturkan palang yang dipasang si pelaku dicabut oleh perusahaan. Akhirnya pelaku marah.

"Dicabut oleh PT palangnya, yang bersangkutan marah, itu dibakar. Namun itulah, KKB ini kan memang dalam posisi di tanggal Hari Ulang Tahun OPM (1 Desember), (pembakaran camp) itu hal yang seksi untuk mereka, untuk mendompleng (eksistensi) mereka," tutur Tornagogo.

Tornagogo menyebut masalah internal yang terjadi antara perusahaan dan karyawannya seperti tak dipinjamkan kendaraan. Saat ini, tambah dia, polisi telah mengantongi identitas pembakar camp perusahaan tersebut dan mengejar pelaku.

"Sementara ini masalah internal perusahaan, di mana karyawan tidak puas dengan perusahaan. Adalah masalahnya, seperti pinjam kendaraan nggak dikasih dan lain-lain. Pelaku sedang dalam pencarian, identitas sudah diketahui, inisialnya sudah," ungkap Tornagogo.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.