Misteri Kasus Wanita-Bayi Terbungkus Plastik di NTT Mulai Terkuak

Antara - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 18:12 WIB
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna (ANTARA/Kornelis Kaha)
Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna (ANTARA/Kornelis Kaha)
Kupang -

Seorang berinisial RB telah menyerahkan diri ke Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait kasus penemuan jenazah ibu dan bayi terbalut kantong kresek di dalam lokasi penggalian saluran pipa SPAM Kali Dendeng di Kelurahan Penkase, Kota Kupang.

"Telah menyerahkan diri seseorang berinisial RB ke Ditreskrimum Polda NTT," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Rishian Krisna B seperti dilansir Antara, Kamis (2/12/2021).

RB menyerahkan diri ke Polda NTT pada hari ini sekitar pukul 12.00 Wita. RB datang dengan didampingi keluarganya.

Krisna enggan berkomentar apakah RB terduga atau pelaku atau juga tersangka utama dari kasus penemuan jenazah ibu dan bayi itu.

Polda NTT mungkin akan memberi keterangan pada Jumat (3/12) besok.

Identitas Jenazah Ibu dan Bayi Terungkap Lewat Tes DNA

Dalam kasus ini, setidaknya polisi telah memeriksa 24 saksi. Polisi juga melakukan tes DNA untuk mengungkap identitas kedua korban.

Korban perempuan bernama Astri Evita Seprini Manafe (AESN) yang berusia sekitar 30 tahun dan Lael Maccabe (LM), bayi berusia 1 tahun. Korban, yang merupakan ibu dan anak, ialah warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang.

Jenazah kedua korban juga sudah diserahkan kepada pihak keluarga di RS Bhayangkara Titus Ully di Kupang.

Kasus ini dalam beberapa bulan terakhir menyita perhatian warga, tidak hanya di Kota Kupang, tetapi juga hampir seluruh masyarakat NTT. Beberapa orang meminta pelaku pembunuhan itu ditangkap dan dijatuhi hukuman mati.

Muncul juga sejumlah petisi yang berisi agar pelakunya diberi hukuman yang setimpal atas perbuatan yang dilakukannya terhadap ibu dan bayi tersebut.

(jbr/idh)