Ditangkap, Ini Tampang Pria Tempel Kelamin ke Al-Qur'an di Sumut

Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 09:55 WIB
BERLIN, GERMANY - SEPTEMBER 19:  A shopper ltries out the new Apple iPhone 6 at the Apple Store on the first day of sales of the new phone in Germany on September 19, 2014 in Berlin, Germany. Hundreds of people had waited in a line that went around the block through the night in order to be among the first people to buy the new smartphone, which comes in two versions: the Apple iPhone 6 and the somewhat larger Apple iPhone 6 Plus.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
Pria yang menempelkan alat kelamin ke Al-Qur'an di Sumut ditangkap polisi. (Dok. Istimewa)
Medan -

Video seorang pria menempelkan alat kelaminnya di Al-Qur'an sambil mengucap sumpah viral di media sosial (medsos). Polisi telah menangkap pria tersebut.

Dilihat detikcom, Kamis (2/12/2021), dalam video viral itu terlihat seorang pria yang tak memakai baju merekam diri sambil memegang Al-Qur'an. Pria itu kemudian mengeluarkan alat kelaminnya dari dalam celana dan menempelkannya di atas Al-Qur'an.

Dia kemudian mengucap sumpah kalau alat kelaminnya akan busuk jika dia menikah dengan orang lain. Pria itu juga terlihat menginjak Al-Qur'an dan menyebut kakinya akan lumpuh jika dia mengarang cerita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria dalam video viral itu berinisial RS (28). Pria tersebut merupakan warga Kecamatan Labuhan Deli.

Pria tempel alat kelamin ke Al-Qur'an di Sumut ditangkap polisi (dok. Istimewa)Pria yang menempelkan alat kelamin ke Al-Qur'an di Sumut ditangkap polisi. (Dok. Istimewa)

Dia kemudian ditangkap polisi. Pria itu terlihat memakai kaus hitam saat berada di kantor polisi.

Ps Kasatreskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus membenarkan peristiwa itu. Dia menyebut RS telah ditangkap.

"Iya benar," kata Firdaus saat dimintai konfirmasi.

RS telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Dia dijerat UU ITE dan pasal penodaan agama dalam KUHP.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan," ucap Firdaus.

"UU ITE dan pasal Penistaan Agama KUHP, ancaman pidana penjara 6 tahun," sambungnya.

(haf/haf)