Menaker Puji Penandatanganan PKB antara Manajemen & SP Bank Mandiri

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 21:36 WIB
Menaker di PKB SP Mandiri
Foto: Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mengatakan untuk mencapai kondisi hubungan industrial yang ideal, salah satu caranya adalah membuka ruang keterlibatan atau keterikatan pekerja (employee engagement) terhadap lingkungan kerjanya. Ini dilakukan demi kemajuan perusahaan melalui dialog atau forum-forum komunikasi.

Misalnya Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit dan juga melalui instrumen pengaturan syarat kerja yaitu Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Hal itu diungkapkannya saat menyaksikan penandatanganan PKB antara Manajemen PT Bank Mandiri dengan Serikat Pegawai (SP) Bank Mandiri Periode 2021-2023.

PKB periode 2021-2023 ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi dan Ketua Umum SP Bank Mandiri, Erlanda Irwan.

"Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas penandatanganan PKB ini dan saya juga berharap momentum penting ini menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan kemitraan yang baik antara Manajemen dan Serikat Pekerja di Bank Mandiri," ujar Ida Fauziyah dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Ida juga memberikan ucapan selamat atas keberhasilan kedua pihak merumuskan PKB periode 2021-2023, sehingga harapan untuk mewujudkan hubungan industrial yang harmonis di Bank Mandiri dapat tercapai dan tetap terpelihara.

"Alhamdulillah, hubungan yang harmonis antara Manajemen dan SP Bank Mandiri telah berhasil mewujudkan PKB periode 2021-2023 yang sama-sama kita harapkan dapat berdampak positif bagi keberlangsungan dan kemajuan perusahaan serta peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh," ujarnya

Ia menambahkan bahwa PKB hakikatnya adalah kesepakatan kedua belah pihak yang merupakan Undang-Undang bagi para pihak yang membuatnya. Oleh sebab itu ia berpesan agar PKB yang telah disepakati dapat dilaksanakan dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab.

"Apabila di kemudian hari terdapat perbedaan pendapat atau perbedaan penafsiran terkait pelaksanaan PKB, maka upayakan penyelesaian dengan cara kekeluargaan dan mengutamakan win-win solution dibanding kepentingan kelompok semata," tuturnya.

Sementara Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaedi mengatakan dengan jumlah pegawai 38.911, pihaknya selalu memupuk hubungan dan komunikasi guna mencapai kebaikan bersama.

"Di mata manajemen, serikat pegawai itu strategic partner untuk membantu mengawal Bank Mandiri dalam mencapai visi dan misinya. Yang mengikat kita adalah budaya kerja Satu Hati Satu Mandiri. Tidak ada agenda masing-masing," kata Darmawan.

(ncm/ega)