Istana soal Posisi Wamen: Tak Berarti Harus Diisi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 17:04 WIB
mensesneg, pratikno
Pratikno (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta -

Istana memberikan penjelasan mengenai pos wakil menteri (wamen) yang belum diisi padahal sudah diatur di dalam Peraturan Presiden (Perpres). Istana menyatakan pengisian jabatan wamen akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Dalam Perpres kelembagaan dari beberapa kementerian, memang ada posisi wakil menteri, tetapi tidak semuanya diisi. Diisikan sesuai kebutuhan. Kita sendiri secara kelembagaan merancang bahwa organisasi itu bersifat dinamis. Jadi walaupun ada posisinya, tidak berarti harus diisi, itulah mengapa ada beberapa kementerian yang ada pos wamen diisi, kemudian ada yang lain tidak diisi," kata Mensesneg Pratikno kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Pratikno memastikan pemerintah terus melakukan evaluasi. Rencana pengisian jabatan wamen juga akan disesuaikan dengan beban tugas dan perkembangan terbaru.

"Sampai saat ini belum, kami akan terus melakukan evaluasi mengenai. Juga tentu saja kita melihat beban tugas dan juga dinamika yang ada di kementerian yang bersangkutan. sampai saat ini belum ada untuk rencana pengisian," ujar Pratikno.

Jokowi sebelumnya memang menandatangani sejumlah Perpres yang mengatur perihal posisi wamen. Berikut kursi wamen yang masih lowong:

WamenPAN-RB

Presiden Jokowi meneken perpres yang mengatur posisi WamenPAN-RB pada 19 Mei 2021. Kursi WamenPAN-RB itu diatur dalam Perpres Nomor 47 Tahun 2021, di Pasal 2 ayat (1). Berikut bunyi pasalnya.

Pasal 2
(1) Dalam memimpin Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri dapat dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden.

Wamendikbud-Ristek

Posisi Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendikbud-Ristek) diatur dalam Perpres Nomor 62 Tahun 2021 tentang Kemendikbud-Ristek. Perpres tersebut mulai berlaku pada 16 Juli 2021.

"Dalam memimpin kementerian, menteri dibantu oleh wakil menteri sesuai dengan penunjukan Presiden," demikian tertulis dalam Pasal 2 ayat (1) perpres dimaksud.

Wamen Investasi

Untuk posisi Wamen Investasi diatur dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2021. Perpres tentang Kementerian Investasi itu diteken Presiden Jokowi pada 29 Juli 2021.

"Dalam memimpin Kementerian Investasi, Menteri dapat dibantu oleh Wakil Menteri sesuai dengan penunjukan Presiden," begitu bunyi Pasal 2 ayat (1) Perpres 63/2021.

Berbeda dengan Perpres soal Wamendikbud-Ristek, terdapat frasa 'dapat' di Pasal 2 ayat (1) Perpres Nomor 63 Tahun 2021.

Wamen PPN

Sementara kursi Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) tertuang dalam Perpres Nomor 80 Tahun 2021 tentang Kementerian PPN. Perpres tersebut diteken Presiden Jokowi pada 31 Agustus 2021.

(knv/fjp)