Polisi Ungkap 2 Terduga Teroris Jamaah Islamiyah Lutim Sulsel Incar Aparat

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:16 WIB
Plt Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ade Indrawan (kiri). (Hermawan/detikcom)
Plt Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ade Indrawan (kiri). (Hermawan/detikcom)
Lutim -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap 2 terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap Densus 88 di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) sudah berencana mengincar aparat negara. Namun aksi teror itu batal dilakukan karena terkendala senjata dan kekurangan anggota.

"Tim Askari ini dibentuk untuk melakukan aksi amaliah terhadap aparat negara namun belum sempat dilaksanakan karena ada kendala logistik senjata dan karena juga jumlah jemaah yang kurang," ujar Plt Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ade Indrawan saat jumpa pers di Mapolda Sulsel, Rabu (1/12/2021).

Dua terduga teroris anggota JI itu berinisial MU dan MM yang masing-masing ditangkap di Lutim pada Rabu (24/11) dan Jumat (26/11). Polisi menyebut MU dan MM tergabung dalam Tim Askari milik JI.

Kombes Ade tak memerinci lebih lanjut terkait rencana aksi teror tersebut. Saat ditanya mengenai bentuk perencanaan penyerangan aparat dan di mana lokasinya, dia belum menjelaskan lebih lanjut.

"Betul disampaikan bahwa merencanakan aksi teror tapi ada kekurangan logistik. Itu masih diperdalam oleh penyidik dari Densus di mana lokasi maupun kegiatan apa yang akan dilakukan," beber Ade.

Menurut Ade, terdapat barang bukti yang disita dari MU dan MM. Di antaranya senjata api dan sejumlah amunisi serta ada pula detonator.

"BB (barang bukti) yang disita Densus 88 adalah satu pucuk senjata laras panjang M16, satu pucuk revolver, beberapa bagian senjata panjang M16 yang mau dirakit," ungkap Ade.

"Kemudian magasin pabrikan M16, 5 detonator, 124 butir amunisi tajam kaliber 5,56, beberapa butir amunisi hampa dan amunisi karet serta 2 pucuk senjata jenis FN organik beserta magasinnya," sambung Ade.

Baik MU maupun MM telah ditetapkan menjadi tersangka dan tengah menjalani proses penyidikan oleh Tim Densus. Dua terduga teroris itu dijerat Pasal 15 Juncto Pasal 7 dan Pasal 13 Huruf C UU RI Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang.

Simak video 'Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah di Luwu Timur':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/nvl)