Gubernur Kalteng Minta Dana DIPA 2022 Dimanfaatkan Maksimal

Dea Duta Aulia - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 13:25 WIB
Kalteng
Foto: dok. Pemprov Kalteng
Jakarta -

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah se-Kalteng TA 2021 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng. Dalam acara tersebut, Sugianto juga menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran (TA) 2022 kepada para bupati/wali kota se-Kalteng, kepala dinas, dan kepala satuan kerja instansi vertikal pusat.

Sugianto memerintahkan bupati/wali kota Kalteng agar seluruh dokumen DIPA kabupaten/kota se-Kalteng tahun 2022 segera diserahkan kepada pengguna anggaran atau kuasa pengguna anggaran di masing-masing kabupaten/kota se-Kalteng. Selain itu, ia menekankan agar seluruh jajarannya tetap waspada terhadap ancaman virus COVID-19.

"COVID-19 masih menjadi ancaman bagi dunia dan negara Indonesia khususnya di Provinsi Kalteng, untuk itu kita harus tetap waspada melalui penegakan protokol kesehatan dan 3T (testing, tracing dan treatment) harus tetap dilakukan secara masif, serta target vaksinasi 2 tahap harus tercapai," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).

Sugianto juga meminta agar bupati/wali kota se-Kalteng, kepala satuan kerja instansi vertikal, dan kepala perangkat daerah lingkup provinsi segera membelanjakan anggaran DIPA yang sudah diserahkan.

"Penyerapan yang terencana dan berkualitas sesuai ketentuan yang berlaku agar dapat memberikan manfaat nyata kepada seluruh masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, APBN 2022 harus bisa menjadi instrumen yang dapat membuat pertumbuhan ekonomi Kalteng terus tumbuh.

"APBN 2022 harus bisa menjadi instrumen yang responsif, antisipasi, dan fleksibel untuk terus menjaga stabilnya pertumbuhan ekonomi Kalteng di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi global," tambahnya.

Sugianto juga menekankan semua pengelola anggaran tahun anggaran 2022 di Provinsi Kalteng bulan Desember 2021 ini sudah melakukan proses pelelangan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal itu bertujuan untuk beragam agenda yang telah dirancang mampu berjalan pada Januari 2022 mendatang.

Ia juga meminta kepala perangkat daerah provinsi agar segera menyampaikan usulan pejabat pengelola anggaran tahun 2022 di Provinsi Kalteng melalui Bappedalitbang.

"Kepada seluruh bupati/wali kota dan kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, agar pelaksanaan anggaran tahun 2021 untuk dapat dipacu serapan anggarannya, sesuai dengan yang direncanakan," ujarnya.

Sugianto menegaskan, seluruh anggaran yang direncanakan untuk kegiatan 2022 mendatang harus bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia meminta jajaran untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Kepada kepada seluruh bupati/wali kota dan kepala perangkat daerah provinsi dan kabupaten/kota, dalam penyelenggaraan keuangan APBD agar bekerja sama dengan Bank Kalteng," ungkapnya.

Ia juga meminta Bank Kalteng agar meningkatkan kinerjanya dalam penggunaan teknologi dan layanan kepada nasabah. Langkah tersebut bertujuan agar Bank Kalteng mampu sejajar dengan Mandiri, BNI, dan BRI.

Terakhir, Sugianto meminta seluruh jajarannya agar selalu memberikan inovasi yang dapat membantu memecahkan permasalahan-permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

"Kepada bupati/wali kota agar fokus pada penanganan COVID-19 dan lakukan terobosan dan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat khususnya dalam bidang ekonomi dengan memanfaatkan potensi di wilayah masing-masing," pungkasnya.

(prf/ega)