Dipanggil KPK, Ternyata Saksi Kasus Korupsi di Banjar Ini Sudah Meninggal

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 12:26 WIB
Kepanjangan KPK hingga Tugas-tugas Lembaga Antikorupsi Itu
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi Direktur CV Renata, Andri, terkait kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur Dinas PUPR Kota Banjar, Jawa Barat. Namun diketahui saksi tersebut sudah meninggal dunia.

"Andri (Direktur CV Renata), informasi yang kami terima, yang bersangkutan telah meninggal dunia," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Saksi itu dipanggil bersama tiga saksi lainnya pada Selasa kemarin (30/11) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Saksi itu ialah Direktur PT Bangun Pilar, Patroman; Kepala ULP Kota Banjar Tahun 2020, Anry Suryawan; dan Direktur CV Prima, Rahmat Wardi. Parak saksi didalami soal pengaturan proyek serta aliran dana.

"Ketiga saksi hadir dan didalami keterangannya antara lain terkait dugaan pengaturan proyek serta aliran sejumlah uang untuk pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Ali.

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya telah menggeledah sejumlah lokasi, dari Pendopo Wali Kota Banjar, kantor, hingga rumah Kepala Dinas PUPR Kota Banjar. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah uang hingga dokumen yang diduga terkait dengan kasus yang tengah disidik oleh KPK itu.

Meski demikian, KPK belum mengumumkan ataupun menetapkan tersangka dalam kasus tersebut karena adanya kebijakan baru dari pimpinan saat ini. Penetapan tersangka bakal dilakukan bersamaan dengan penangkapan dan penahanan.

(azh/mae)