Di Sini Urusan Panu Sampai Kelas Internasional Anak Papua Diperhatikan

Mustiana Lestari - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 11:47 WIB
Sekolah Asrama Taruna Papua
Foto: Grandyos Zafna
Timika -

Berkeramik putih dengan pulasan warna krem di dinding kemudian lengkap dengan lapangan upacara yang begitu besar, Sekolah Asrama Taruna Papua bak sekolah internasional di ibu kota. Berdiri tahun 2007, anak-anak suku pedalaman Papua sekolah dan tinggal di sini secara gratis.

"Sekolah berasrama ini adalah anak-anak berasal dari 2 suku besar tempat Freeport beroperasi yaitu suku Amungme dan Kamoro dan juga anak-anak 5 suku kerabat," kata Wakil Kepala Perwakilan Yayasan Pendidikan Lokon Bidang Pendidikan dan Pembinaan Sekolah Asrama Taruna Papua, Oktavianus Victor Rori, kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Menariknya, pilar utama sekolah ini adalah "Anak Harus Kenyang" dibandingkan "Anak Berprestasi" atau harus pintar, Victor mengatakan jika anak kenyang maka kondisi fisik bisa prima dan proses pembelajaran berhasil baik.

Sekolah tingkat SD dan SMP ini juga memiliki tenaga kesehatan dan juga staf perlindungan anak sehingga baik fisik maupun psikis, anak-anak ini bisa terlindungi.

"Sampai seperti skabies yaitu panu, kita memperhatikan anak-anak setiap hari dalam proses pembinaan. Kita bekerja sama dengan RS Timika untuk anak yang mengalami masalah kesehatan serius. Dalam menangani COVID kami melakukan screening kesehatan, selain antigen kami secara berkala melakukan medical check up," sambung dia.

Selain soal fasilitas kesehatan, sekolah ini juga mempunyai sarana dan kurikulum yang mumpuni, seperti ekskul yang mencapai 100 jenis, lab alam, hingga kolam vektor malaria.

"Anak-anak harus memiliki daya saing global. Kami menyiapkan kelas internasional dengan Office 365. Kami akan mengantarkan anak-anak untuk berkompetisi secara global. Untuk guru SMP kami punya guru-guru dari Filipina untuk math, science dan bahasa Inggris," sambungnya.

Sekolah Asrama Taruna PapuaSekolah Asrama Taruna Papua Foto: Grandyos Zafna