300 Personel Gabungan Amankan Sidang Perdana Munarman di PN Jaktim

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 09:27 WIB
Jakarta -

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Front Pembela Islam (FPI) Munarman akan menjalani sidang pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum hari ini. Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya persidangan.

"Pengamanan seperti biasa. Jumlah personel 300, gabungan dari TNI ada, dari Satpol PP ada, dari Polres ada, dari Polda ada," kata Kapolres Metro Jaktim Kombes Erwin Kurniawan saat ditemui di PN Jaktim, Jl Dr Sumarno, Jakarta Timur, Rabu (1/12/2021).

Berdasarkan pantauan detikcom di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pukul 8.40 WIB, tampak pihak pengadilan tengah melakukan persiapan teknis. Di sana juga terlihat sejumlah petugas sudah bersiap di sekitar pengadilan.

"Ya kita di depan ada, di ruangan ada, di lobi ada. Di seputar ring dua, ring tiga, juga ada," kata Erwin.

Karena sidang bersifat daring, Erwin mengatakan terdakwa tidak akan hadir ke pengadilan.

"Terdakwa tidak hadir, terdakwa di masing-masing rutannya. Yang hadir di sini hanya perangkat sidang, kuasa hukum, jaksa penuntut umum, hakim. Ada terdakwa yang di Cikesas, rutan Polda," tambahnya.

Sebagai antisipasi jika pendukung Munarman datang ke pengadilan, Erwin mengatakan, pihaknya sudah siap siaga dengan personel yang ada.

"Sudah kita siapkan, karena ini sidang teroris, tentu berbeda dengan sidang peradilan umum, sidang kasus pidana umum. Sidangnya bersifat tertutup, tidak boleh mengambil gambar, tidak boleh memperlihatkan kerahasiaan saksi. Jadi itu bedanya." ujarnya.

Seperti dilansir dari SIPP PN Jaktim, Munarman akan didakwa terkait dugaan kasus terorisme. Munarman diduga merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk melakukan teror.

Kasus itu bermula pada Sabtu, 24 Januari 2015, Minggu (25 Januari 2015), dan pada Minggu (5 April 2015) atau setidak-tidaknya pada 2015. Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Munarman diduga melakukan tindak pidana merencanakan/menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme di Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) Kota Makassar-Markas Daerah LPI (Laskar Pembela Islam), Jalan Sungai Limboto No 15 RT 02 RW 03 Kelurahan Lajangiru, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an, Sudiang, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, dan di aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Jl William Iskandar Ps V, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Sebelumnya, Munarman ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pada Selasa (27/4). Penangkapan Munarman ini kelanjutan dari kegiatan Polri yang melakukan penangkapan salah satu terduga teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD ) Sulsel dari kelompok kajian Vila Mutiara yang diamankan beberapa waktu lalu mengaku pernah dibaiat oleh FPI. Saat itu, Munarman selaku Sekjen FPI turut hadir.

(yld/yld)