Dicecar Komisi VIII soal 'Kemenag Hadiah NU', Menag: Dinding Bisa Bicara

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 14:45 WIB
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dicecar oleh anggota Komisi VIII DPR RI soal pernyataannya bahwa Kementerian Agama (Kemenag) hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU). Menag Yaqut menegaskan pernyataannya tersebut untuk kalangan internal.

"Tadi juga disampaikan beberapa nasihat, beberapa saran, terima kasih sarannya, pasti akan kita perhatikan dan menjadi pegangan buat kita, buat saya terutama, untuk lebih berhati-hati meskipun bicara di forum internal dan terbatas," kata Menang Yaqut saat rapat kerja bersama Komisi VIII di kompleks parlemen, Selasa (30/11/2021).

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini memastikan ke depannya bakal lebih berhati-hati meski berbicara di forum internal. Yaqut lantas menyinggung dinding pun bisa bicara dan bisa jadi telinga.

"Karena kita tahu kamera bisa seenak-enaknya dan bisa beredar semudah-mudahnya, dinding bisa bicara, Pak, bisa jadi mulut, bisa jadi telinga, tapi nggak jadi catatan buat kita forum internal pun harus hati-hati, gitu. Jadi itu kita hati-hati meski itu forum internal," ucapnya.

Lebih lanjut Yaqut juga menyayangkan heboh soal pernyataannya dalam forum internal tersebut. Dia lantas mengibaratkan forum internal seharusnya seperti sedang bersama istri.

"Saya kira forum internal itu, seperti yang saya sampaikan ke beberapa media, kalau kita lagi sama istri saya bilang, 'di dunia ini milik kita berdua, yang lain cuma ngekos'. Itu kan bukan berarti yang lain kita tendang-tendang gitu, Pak," ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Golkar John Kenedy Azis sempat menyinggung pernyataan Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama hadiah negara untuk NU saat rapat kerja. John meminta Yaqut memberikan klarifikasi di forum rapat.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: