Miris Kelakuan Ortu Aniaya hingga Tewas Anak Pengidap Autis

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 04:52 WIB
Orang tua penganiaya anak hingga tewas di Muba, Sumsel (dok. Polsek Babat Toman))
Orang tua yang aniaya anaknya hingga tewas. (Dok. Polsek Babat Toman)
Jakarta -

Sepasang suami-istri (pasutri), Aan Aprizal (33) dan Samsidar (29) di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), ditangkap polisi pekan lalu karena menganiaya anak kandungnya yang mengidap autis. Keduanya menganiaya anak kandungnya selama seminggu hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan itu diduga terjadi di kediaman keduanya pada Rabu (24/11) malam. Peristiwa itu berawal ketika korban bernama Andika Pratama yang mengidap autisme sering buang air besar (BAB) sembarangan dan membuat Samsidar marah.

"Benar, suami-istri yang menganiaya anak kandungnya hingga tewas sudah kita tangkap," kata Kapolres Muba, AKBP Alamsyah Paluppesy, Jumat (26/11).

Karena kesal, pelaku pun kemudian menganiaya anak kandungnya. Sedangkan Aan, menganiaya dengan cara memukul korban menggunakan selang plastik sepanjang 135 Cm sebanyak dua kali di bagian punggung korban.

"Karena itulah, tersangka ibu korban yang diduga emosinya memuncak menganiaya putranya tersebut dengan cara beberapa kali menendang alat vitalnya. Selain itu, dia memukul anak menggunakan gayung," kata Kasi Humas Polres Muba, Iptu Nazaruddin.

Andika Pratama diketahui mengidap autis sejak lahir. Polisi mengatakan meninggalnya korban dalam kondisi tidak wajar.

"Berdasarkan keterangan keluarga penyakit itu diderita korban sudah sejak dia lahir. Korban meninggal dunia dengan kondisi yang tidak wajar," kata AKBP Alamsyah Paluppesy saat dimintai konfirmasi, Senin (29/11).

Polisi memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini, termasuk orang tua para tersangka. Korban yang meninggal pada usia hampir 12 tahun itu disebut baru satu kali diajak para tersangka untuk pengobatan.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: