Pelaku Penikaman Pelajar SMA di Manado Ngaku Cuma Ikut-ikutan

Trisno Mais - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 01:38 WIB
Polisi Ciduk Pelaku Tikam Pelajar SMA di Manado (dok.istimewa)
Foto: Polisi Ciduk Pelaku Tikam Pelajar SMA di Manado (dok.istimewa)
Manado -

Polisi berhasil mengungkap motif pelaku CK (17), yang nekat tikam pelajar SMA ZPG (16) hendak ke sekolah di Manado. Polisi menyatakan dari hasil penelusuran, pelaku mengaku melakukan tindakan karena ikut-ikutan dengan teman.

Diketahui pelaku CK ditangkap Tim Polsek Malalayang pada Kamis, (25/11/2021), sekitar pukul 21.00 Wita. Kini pelaku ditahan di Polsek Malalayang.

Adapun pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan polisi nomor: LP/ 188/ XI/ 2021/ Sulut/ Spkt/ Sek Malalayang.

Kapolsek Malalayang, AKP Heriadi Ismail mengatakan, pada saat itu pelaku hanya melihat teman yang sedang cekcok dengan korban, pelaku lantas mengeluarkan pisau dan menusuk ke bagian punggung korban.

"Cuma ikut-ikutan. Lihat temannya ribut yang bersangkutan malah menusuk dengan pisau badik tersebut," kata AKP Heriadi, saat dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

AKP Heriadi Ismail menjelaskan duduk perkaranya. Menurut dia, awalnya pelajar hendak masuk sekolah, pelaku yang tidak saling kenal itu mencegatnya dan menusuk ke bagian punggung.

"Sewaktu ingin memasuki pekarangan sekolah korban dicegat pelaku dan ditikam dengan menggunakan benda tajam. Korban kena luka tusuk di punggung," tuturnya.

AKP Heriadi mengungkapkan, keduanya tidak saling kenal. Kini, pihaknya berhasil mengamankan satu pisau badik yang digunakan pada saat menikam korban.

"Jadi itu pelaku hanya ikut-ikutan temannya, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal," pungkasnya.

Sebelumnya, pelajar SMA di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), ZPG (16), kena luka tikam di bagian punggung. Polisi mengatakan saat ini pelaku telah ditahan.

"Unit Reskrim Polsek Malalayang mengamankan pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. Pelaku sudah ditahan," kata Kapolsek Malalayang, AKP Heriadi Ismail, saat dikonfirmasi, Senin (29/11/2021).

(dwia/dwia)