Wagub Harap Drainase Vertikal di Jakarta Selesai Desember 2021

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 00:31 WIB
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Karin Nur Secha/detikcom )
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta sedang membuat sumur resapan atau drainase vertikal di sejumlah titik. Wakil Gubernur DKI Jakarta berharap drainase vertikal bisa selesai bulan depan.

"Ya harus selesai dong Desember ini, harus selesai dari target," kata Riza kepada wartawan di Balai kota Jakarta, Senin (29/11/2021) malam.

Seperti diketahui, komika Soleh Solihun sempat mencuitkan keluhan soal galian drainase vertikal di rumahnya, kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada 17 November lalu. Dia mendapat informasi dari pihak pelaksana proyek bahwa galian bakal kelar tiga hari sehingga mobilnya bisa keluar dari garasi tanpa terhalang galian lagi.

Tiga hari kemudian, masih ada gundukan tanah galian yang tidak diangkut. Hari ke-4, tanah sudah selesai diangkut tapi bak kontrol belum ditutup, kondisi ini tetap sama sampai hari ke-10. Keluhan soal belum ditutupnya bak kontrol drainase vertikal ini dicuitkan Soleh pada Jumat (26/11) lalu.

"Saya nge-tweet pagi, sore udah ditutup itu bak kontrolnya," kata Soleh.

"Di sebelah tetangga-tetangga saya ada juga sudah selesai, tapi ada galian yang baru di belokan jalan," imbuhnya.

Soleh menyadari sumur resapan memang berguna, tapi pengerjaannya juga harus lebih baik. Di sisi lain, dia menduga pengerjaan ini tidak bisa cepat karena kekurangan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan.

Soalnya, dia mengamati butuh tiga pikap untuk mengangkut gundukan tanah dari galian di depan rumahnya. Dia membayangkan kondisi ini juga pastilah dialami di lokasi lain yang sama-sama butuh SDM dan truk pikap.

"Kemarin tanahnya baru diangkut setelah saya ngobrol sama orangnya untuk minta tolong mandornya. Ini mungkin masalahnya adalah kekurangan SDM," kata Soleh.

Di Jl Intan, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Soleh Solihun juga menemukan masalah pada drainase vertikal. Dia mengabarkan kondisi di Jl Intan itu ke Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta pada Jumat (26/11) kemarin.

"Iya, kemarin yang Jl Intan kan bolong, soalnya tiap hari saya lewat situ. Bahaya kan kalau bolong, apalagi kalau sepeda motor," kata Soleh.

Penjelasan Kadis SDA

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal menjelaskan penutup sumur resapan yang rusak itu baru penutup sementara. Saat ini, vendor yang membangun sumur resapan itu tengah menggantinya dengan penutup baru.

"Penutup drainase vertikal di Jl Intan yang rusak tersebut adalah penutup sementara, saat ini oleh vendor yang bersangkutan sedang dilakukan perbaikan dan penggantian penutup jenis heavy duty (beban berat) untuk menjamin keamanan berlalu lintas," kata Yusmada dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/11).

Lebih lanjut Yusmada menerangkan saat ini sejumlah lokasi sumur resapan masih dalam proses pengerjaan, termasuk yang berada di Jl Intan. Nantinya, sumur resapan yang berada di jalan raya, tentunya menggunakan penutup yang tahan terhadap beban kendaraan.

(dek/dwia)