Viral Diduga Geng Motor Keroyok Warga di Bali, Polisi Turun Tangan

Sui Suadnyana - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 18:44 WIB
ilustrasi kejahatan kriminal perampokan pembunuhan pemerkosaan pencopetan
Ilustrasi Kriminal (Andi Saputra/detikcom)
Denpasar -

Sebuah video dari rekaman CCTV pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh geng motor di Bali viral di media sosial (medsos). Peristiwa itu diduga terjadi di Jalan Gunung Soputan, Denpasar.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Doddy Monza mengatakan korban pengeroyokan geng motor tersebut sudah datang melapor. Pihaknya kini melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

"Ya masih kita selidiki. Korban sih sudah sempat datang ke Polsek waktu itu, terus kita lakukan penyelidikan. Yang jelas, jadi kita sudah melakukan penyelidikan," kata Doddy saat dihubungi detikcom, Senin (29/11/2021).

Namun Doddy belum bisa mengungkapkan kronologis kejadian tersebut. Dia hanya memberikan kepastian bahwa Polsek Denpasar Barat sudah melakukan penyelidikan.

"Yang jelas kita sudah melakukan penyelidikan dulu," terangnya.

Dalam video CCTV yang beredar di medsos seperti yang dilihat detikcom, aksi pengeroyokan nampak samar. Meski demikian, masih bisa terlihat adanya aksi pemukulan yang dilakukan oleh para anggota geng motor tersebut.

Narasi dalam video, korban pengeroyokan tersebut sebanyak dua orang. Mereka saat itu baru pulang kerja, namun tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang yang diduga kawanan geng motor. Geng motor tersebut langsung mengeroyok dua korban tersebut.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai jumlah dan kondisi korban, Doddy juga belum bisa menjelaskan. Dia kembali menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan ke TKP.

"Saya endak berani banyak (memberi informasi), karena saya (waktu itu) masih di Tabanan. Yang jelas kita sedang dalam penyelidikan. Kita sudah ke TKP, kita sudah cari-cari petunjuk di sana," ungkap Doddy.

"Nanti mungkin kalau sudah ada lebih lanjut lagi baru kita update lagi ya. Mohon maaf ini belum bisa maksimal informasinya," kata dia.

Meski belum bisa menjelaskan terkait peristiwa tersebut, Doddy menegaskan bahwa kejadian pengeroyokan itu benar adanya. Ia pun berjanji bakal memberikan informasi tambahan nantinya.

"Tapi benar bahwa di situ berdasarkan informasi yang berkembang, ada terjadi pengeroyokan dan kita sedang melakukan penyelidikan. Nanti kalau sudah ada update lagi nanti kita komunikasi lagi," papar Doddy.

(zap/zap)