Karantina dari Luar Negeri Berubah Efek Omicron, Ini Info Terbarunya

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 17:59 WIB
Karantina Dari Luar Negeri Berubah Efek Omicron, Ini Info Terbarunya
Karantina Dari Luar Negeri Berubah Efek Omicron, Ini Info Terbarunya -- ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Karantina dari luar negeri mengalami perubahan aturan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan pemerintah RI terkait varian baru Corona Omicron.

Selain karantina, pemerintah juga memberlakukan larangan kedatangan dari sejumlah negara di Afrika dan Hong Kong. Hal ini lantaran sudah diidentifikasi temuan kasus Omicron di sana.

Lalu apa saja informasi terbaru soal karantina dari luar negeri yang harus diketahui? detikcom merangkum ulasannya berikut ini.

Kewajiban Karantina dari Luar Negeri Terkini

Kewajiban karantina dari luar negeri mengalami penyesuaian akibat kemunculan varian Omicron. Hal ini sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional.

Dalam poin f, kewajiban karantina bagi WNA-WNI dari luar negeri dan WNI dari negara-negara Afrika dan Hong Kong diatur sebagai berikut:

  • Untuk WNI, yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI); Pelajar/mahasiswa atau Pegawai Pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional dengan biaya ditanggung oleh pemerintah; dan
  • Untuk WNI di luar kriteria sebagaimana dimaksud pada angka 1) dan bagi WNA, termasuk diplomat asing, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing menjalani karantina di tempat akomodasi karantina.
  • Dalam hal kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 7 x 24 jam.
  • Setiap pelaku perjalanan internasional wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan internasional masuk ke wilayah Indonesia. Pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk menunjukkan sertifikat vaksin dosis lengkap.

Durasi Karantina dari Luar Negeri Terbaru

Masih merujuk SE Satgas COVID-19 terbaru, durasi karantina dari luar negeri mengalami perubahan. Bagi pelaku perjalanan internasional kini diwajibkan karantina selama 7x24 jam, berubah dari awalnya hanya 3x24 jam.

"Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 7 x 24 jam," demikian bunyi poin dalam SE Satgas COVID.

Sementara itu, untuk WNI yang datang dari 11 negara di Afrika dan Hong Kong masih diizinkan masuk ke Indonesia. Namun mereka harus menjalani karantina selama 14x24 jam.

"Dalam hal WNI yang berasal dari negara/wilayah sebagaimana dimaksud pada angka 2 tetap dapat memasuki wilayah Indonesia dengan dilakukan tes ulang RT-PCR saat kedatangan dan diwajibkan menjalani karantina 14x 24 jam," demikian bunyi salah satu poin dalam SE Kasatgas.

Adapun daftar 11 negara yang dimaksud yaitu:

  • Afrika Selatan
  • Botswana
  • Namibia
  • Zimbabwe
  • Lesotho
  • Mozambik
  • Malawi
  • Angola
  • Zambia
  • Hong Kong
  • Eswatini

Untuk WNA yang melakukan perjalanan selama 14 hari terakhir dari 11 negara tersebut sementara dilarang masuk Indonesia.

Aturan karantina dari luar negeri juga mewajibkan tes RT-PCR. Informasinya dapat dilihat di halaman selanjutnya.