Koalisi Masyarakat Sipil Nyatakan Jadi 'Auditor Rakyat' di Kasus Bisnis PCR

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 16:26 WIB
Konpers  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan
Konpers Koalisi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan (Karin/detikcom)
Jakarta -

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Demokrasi dan Keadilan menyatakan diri menjadi 'auditor rakyat'. Mereka menyatakan siap mengaudit bisnis PCR yang diduga berkaitan dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Kami menyebut diri sebagai auditor rakyat, kami bersama dengan Kantor Akuntan Publik yang sudah bersedia untuk kami tunjuk dan juga nanti secara formal silakan Pak Luhut tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, kantor akuntan publiknya akan kami sediakan dan bersama-sama dengan kami," ujar Perwakilan Koalisi Masyarakat Sipil Ferry Juliantono di Restaurant Cikini Lima, Jakarta, Senin (29/11/2021).

Diketahui diduga kedua menteri tersebut membentuk perusahaan terkait PCR. Ferry menyebut seharusnya hal itu tidak dilakukan mengingat keduanya adalah pejabat negara.

"Sebagai seorang pejabat, seharusnya yang bersangkutan dalam hal ini Pak Luhut dan Erick Thohir, tidak membentuk sebuah perusahaan baru untuk mengadakan PCR ini," kata Ferry.

"Tapi yang dilakukan adalah membentuk perusahaan, yang lebih parah lagi perusahaan tersebut sahamnya terdapat kepemilikan oknum yang bersangkutan tersebut," sambungnya.

Terkait masalah ini, Koalisi Masyarakat Sipil akan membentuk posko-posko yang akan menerima aduan ataupun bukti-bukti yang terkait dengan persoalan bisnis PCR tersebut. Posko ini juga siap menerima laporan apa pun.

"Auditor rakyat ini insyaallah bukan hanya terkait PCR ini, tapi juga mengaudit masalah-masalah yang lain yang berkaitan dengan situasi pandemi COVID-19 ini. Bisa masalah vaksin, bisa masalah kartu Pra Kerja dan perpanjangan Undang-Undang Minerba dan sebagainya yang dirasakan oleh masyarakat," katanya.