Kabar Terbaru Ibu di Barru Sulsel yang Rawat Anak Lumpuh Sejak Lahir

Hasrul Nawir - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 13:57 WIB
Ibu Murni di Barru, Sulsel harus merawat putrinya yang lumpuh sejak lahir dengan keterbatasan biaya. (Hasrul/detikcom)
Ibu Murni di Barru, Sulsel, harus merawat putrinya yang lumpuh sejak lahir dengan keterbatasan biaya. (Hasrul/detikcom)
Barru -

Seorang ibu di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), harus merawat putrinya yang lumpuh layu sejak masih bayi dengan keterbatasan biaya. Bahkan Murni kini tidak pernah lagi membawa putrinya ke dokter karena tidak memiliki uang yang cukup.

detikcom mengunjungi Murni di Jalan Pancasila, Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Minggu (29/11/2021) lalu. Tampak Murni tengah merawat putri sulungnya, Adelia (10), yang hanya bisa berbaring di tempat tidur karena menderita penyakit lumpuh layu sejak usianya 1 tahun 5 bulan.

Berbagai upaya telah dilakukan Murni bersama suaminya, Sukriadi (35), demi putrinya itu. Di tengah keterbatasan biaya, semua upaya itu sia-sia.

"Sudah 5 tahun tidak pernah lagi saya bawa ke dokter, karena tidak ada perubahan, masih seperti ini keadaannya, dulu sempat dirujuk ke RSU Barru dari puskesmas, kata dokter penyakit saraf, harus diterapi teratur, tapi saya menyerah, tidak ada biaya, saya putuskan untuk berobat Bugis (berobat tradisional) diurut, itu pun masih begitu-begitu," kata Murni saat ditemui detikcom di rumahnya.

Melihat kondisi anaknya sekarang , Murni mengaku teriris, namun kepedihan hati melihat anaknya terbaring tak berdaya hanya bisa dipendam. Adelia tidak seperti anak seusianya, tidak bisa bicara, hanya terkadang tersungging senyum dari bibirnya saat sang ibu mengajaknya bercanda.

"Terkadang saya menangis sendiri, tapi tidak mau memperlihatkan ke Adel," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Setiap hari Adelia membutuhkan popok bayi, biskuit, hingga terpaksa memberikan susu krimer untuk sang anak. Gali lubang tutup lubang pun kerap dilakoni demi memenuhi kebutuhan sang buah hati.

"Karena dia kan tidak bisa makan banyak(nasi) jadi saya tambah makanan lain, saya kasi minum juga susu biasa (krimer), mau beli susu formula mahal, penghasilan bapaknya tidak menentu, paling Rp 100 ribu sehari dari melaut, kadang dapat Rp 20 ribu, tapi sekarang tidak melaut karena cuaca buruk," bebernya.

Murni kadang berpikir untuk membantu ekonomi keluarga dengan bekerja membantu suami, namun niat itu kembali dipendam karena rasa sayang kepada Adelia.

"Saya mau kerja di luar, tapi kalau saya kerja Adelia tidak ada yang urus, mau bikin usaha di rumah, tapi tidak ada modal, jadi saya pasrah saja," jelasnya.

detikcom pada 12 Maret 2020 pernah mengunjungi Murni dan putri kecilnya itu. Saat itu, Murni dan keluarganya tinggal di rumah panggung berukuran 4x6 meter yang nyaris roboh. Sebuah kandang sapi milik tetangga juga ada di bagian teras rumahnya, membuat lingkungan rumahnya makin tidak sehat.

Kini, rumah panggung nyaris roboh itu telah mendapat program bedah rumah. Kini Murni dan keluarganya tinggal di rumah permanen berkat bantuan program bedah rumah dari pemerintah.

"Kemarin dapat bantuan bedah rumah, bulan April, sangat membantu tidak khawatir lagi rumah mau roboh," ungkapnya.

Lihat juga video 'Bocah Berkelamin Ganda di Cianjur Butuh Bantuan untuk Operasi':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/imk)