Jaksa Ajukan Banding Vonis 4 Terdakwa Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya

Antara - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 13:29 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi Palu Hakim (Ari Saputra/detikcom)
Palembang -

Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) mengajukan permohonan banding terhadap vonis empat terdakwa kasus korupsi hibah Masjid Raya Sriwijaya Palembang. Vonis keempat terdakwa itu lebih rendah dari tuntutan jaksa.

Dilansir dari Antara, Senin (29/11/2021), Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel Khaidirman mengatakan berkas banding sudah diserahkan kepada Pengadilan Negeri Palembang.

"Berkas banding sudah diserahkan ke pengadilan beberapa waktu setelah sidang pembacaan vonis. Saat ini sedang menunggu hasil putusannya seperti apa," kata dia.

Sebelumnya, majelis hakim pengadilan Tipikor Palembang telah menjatuhkan vonis bersalah kepada empat orang terdakwa. Keempat terdakwa itu mendapat vonis berbeda-beda.

Dua terdakwa pertama, mantan Ketua Umum Pembangunan Masjid Sriwijaya Eddy Hermanto dan mantan Ketua Divisi Lelang Pembangunan Masjid Sriwijaya Syarifuddin MF divonis 12 tahun penjara. Keduanya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Selain 12 tahun penjara, keduanya dihukum membayar denda Rp 500 juta subsider 4 bulan kurungan.

"Mengadili Terdakwa Eddy Hermanto dan Syarifuddin dengan vonis masing-masing 12 tahun penjara denda 500 juta subsider 4 bulan. Kemudian kedua Terdakwa juga dijatuhi hukuman tambahan uang pengganti. Untuk Eddy Hermanto Rp 218 juta dan Syarifuddin Rp 1,6 miliar," ujar hakim, Jumat (19/11).

"Jika keduanya tidak sanggup membayar, harta bendanya akan disita dan jika harta benda yang disita tidak mencukupi mengganti uang pengganti, maka untuk Eddy Hermanto diganti hukuman 2 tahun penjara dan Syarifuddin 2 tahun 6 bulan penjara," sambungnya.

Dua terdakwa lainnya, Dwi Kridayani dan Yudi Arminto, divonis 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 4 bulan. Keduanya merupakan pihak swasta yang ikut dalam proyek Masjid Sriwijaya.

"Mewajibkan kedua terdakwa membayar uang pengganti Rp 2,5 miliar atau harta benda disita dan jika tidak mencukupi diganti 4 tahun penjara," kata majelis hakim.

Vonis keempat terdakwa ini lebih rendah daripada tuntutan jaksa, yakni 19 tahun penjara. Jaksa juga menuntut terdakwa Eddy Hermanto wajib membayar Rp 684 juta, Syarifuddin membayar Rp 1 miliar, Dwi Kridayani harus membayar Rp 2,5 miliar, dan Yudi Arminto membayar Rp 22,5 miliar.

"Kalau nilainya masih tidak mencukupi maka dikenakan dipidana penjara sembilan tahun enam bulan," ujarnya.

(haf/haf)